foto: Berita Daerah

Resep Kecantikan Turun-Temurun Wanita Indonesia, Boleh nih!

foto: Berita Daerah

INSPIRADATA. Wanita Indonesia terkenal dengan kecantikannya. Apa sih rahasianya?

Dilansir dari selipan.com, inilah beberapa resep rahasia kecantikan wanita Indonesia:

  1. Minum Jamu

Walaupun rasanya pahit, jamu terbukti berkhasiat tidak hanya untuk kesehatan tubuh tapi juga kecantikan kulit.  Jamu juga banyak variannya, mulai dari beras kencur sampai kunyit asam. Semuanya bermanfaat. Wanita Indonesia wajib minum ‘ramuan’ rahasia turun-temurun Indonesia ini.

  1. Maskeran

Buat wanita Indonesia maskeran wajah itu penting sekali karena bisa membuat wajah lebih cerah. Bahan masker alami seperti madu, bengkoang sangat berkhasiat mencerahkan kulit wajah dan efektif juga untuk mengatasi masalah jerawat. Ritual ini wajib dilakukan minimal seminggu sekali.

  1. Totok Aura

Totok aura di wajah memiliki segudang manfaat. Dengan memadukan teknik pijatan dan bio energi pana (unsur tenaga dalam untuk pengobatan), totok aura bisa memperlancar peredaran darah, mencegah penuaan dini, mencegah keriput dan mengencangkan kulit.

  1. Tersenyum

Ritual penting untuk meraih kecantikan luar dalam wanita Indonesia adalah tersenyum. Ini ritual kecantikan paling mudah, murah dan praktis. Wanita Indonesia terkenal akan keramahan dan sifat murah senyum. Senyum  bisa menciptakan aura positif dari dalam diri wanita sehingga wanita Indonesia bisa percaya diri menjadi pusat perhatian.

  1. Luluran

Wanita Indonesia senang sekali dengan yang namanya luluran karena luluran mampu meluruhkan sel-sel kulit mati di tubuh sehingga kulit akan lebih cerah alami. Beras, susu, dan kunyit adalah tiga bahan alami terbaik yang sering ditemukan dalam lulur karena memang sudah terkenal khasiatnya untuk mencerahkan kulit.

Wanita Indonesia harus coba resep kecantikan turun-temurun diatas, ya. Semoga bermanfaat.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Terlanjur Haid, Shalat Belum Dikerjakan, Apakah Harus Mengganti?

Sebaliknya dalam mazhab Asy-Syafi'iyah, kewajiban shalatnya tidak gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *