bangkai burung pipit
Foto: merdeka.com

Ribuan Burung Pipit Tiba-tiba Mati Di Bali

Bangkai burung-burung pipit ditemukan berserakan di bawah pohon yang tampak mengering seperti terbakar di halaman gudang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karangasem. Bangkai-bangkai itu berjumlah ribuan, mereka ditemukan mati secara tiba-tiba di Karangasem, Bali, pada Senin, 25 September 2017. 

Gunung Agung mengeluarkan asap putih di hari yang sama. Burung-burung itu diduga mati karena menghirup asap tersebut.

Di sejumlah lokasi lain, bangkai burung pipit seperti itu juga ditemukan. Namun, jumlahnya tak sebanyak di halaman Dinas PUPR.

Menurut Wayan Darmaji, Staf Dinas PUPR Karangasem, saat itu dia hendak memarkirkan mobilnya di halaman gudang. Namun, dia dihentikan oleh rekan-rekan sekantornya saat tiba di gerbang.

“Saya dihentikan oleh teman-teman, tidak dikasih masuk. Katanya ada ribuan burung yang mati berserakan di halaman, bawah pohon kepuh,” kata Darmaji, seperti dilansir dari merdeka.com, Kamis, 28 September 2017.

Bangkai-bangkai burung itu kemudian dikumpulkan dan dikubur di pinggir sungai. Menurut Darmaji, pohon kepuh di halaman gudang kantornya memang menjadi tempat yang nyaman bagi burung pipit untuk bertengger.

Warga menduga burung-burung itu mati karena kadar belerang di udara, menyusul meningkatnya aktivitas seismik Gunung Agung. Asap putih menyembur dari kawah Gunung Agung hingga ketinggian 200 meter dari ujung dinding kawah.

Walau demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Penyebab kematian burung-burung itu belum diperiksa ahli. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *