lelaki 1000 janda
Foto: Facebook

Roel Mustafa, Si Lelaki 1000 Janda

Roel Mustofa ialah seorang pria yang terkenal sebagai “lelaki 1000 janda”. Apa alasan dirinya mendapat julukan tersebut?

Rupanya Roel sering mencari perempuan tua yang tak punya suami alias janda, dan memberi mereka santunan berupa bahan-bahan pokok.

Pria kelahiran Jakarta, 2 April 1973 itu ‘keracunan’ dengan kebiasaan tersebut. Berawal ketika dirinya yang sering bertemu janda pemulung, janda-janda tua, dan janda pengemis di jalanan. Dia trenyuh melihat janda tua berburu keong di Desa Ciseeng, Bogor, Jawa Barat. Sang janda menjual hama padi itu sebesar Rp2000 per kaleng.

Muncullah ide `berburu` janda Roel sejak saat itu. Dia berhitung. Bernazar. 1000 janda dikejar.

Roel menyusuri gang-gang sempit di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi. Mencari tahu janda tua yang patut dikasihi.

“ Mudah-mudahan dengan nazar itu rezeki saya bisa bertambah,” kata Roel kepada Dream, akhir Oktober lalu.

Pria bertubuh tambun itu mengatakan, bertemu janda-janda tua punya kebahagiaan tersendiri. Tingkahnya yang lucu kerap menjadi penghibur para janda. Melupakan kepiluan yang dirasa.

Tak hanya melucu. Roel juga kerap mendengarkan curhat, cerita dan keluh kesah para janda tua yang ditemuinya. Roel membuat merekam adegan demi adegan, pertemuan dengan para janda. Terkadang mengabadikan momen melalui foto.

Membantu para janda tua itu butuh kerja keras ekstra. Kocek pun dia keluarkan. Rp5 juta hingga Rp10 juta dikeluarkan demi membantu para janda.

Dia menolak punya penghasilan besar. Dalam bersedekah dia bersiasat. Tak langsung 100 orang.

“Jika cukupnya 50 ya saya kasih 50,” kata dia.

Roel mengunggah kisah para janda tua yang dibantunya ke media sosial, Facebook pribadinya. Catatan di Facebook itu diamati seorang perempuan bernama Fissilmi Hamida.

Fissilmi yang berkuliah di Inggris, kerap mengunggah ulang kisah Roel. Dan viral ah kisah Lelaki 1000 Janda itu.

Gerakan Roel banyak menginspirasi orang. Aksi serupa dibuat. Bermunculan sukarelawan dari Lampung hingga Surabaya. Membantu Roel untuk mendonasikan santunan. Tak hanya bergerak sendiri, Roel pun dibantu Sekolah Relawan. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *