beres-beres rumah, bebenah, rumah berantakan
Foto: Rooang

Rumah Berantakan? Coba Trik untuk Membenahi Rumah Seperti Orang Jepang

Ketika hari libur sudah tiba, rasanya ingin terlepas dari tanggung jawab untuk membenahi rumah. Tapi sayangnya, kebiasaan hidup yang tidak efisien membuat semuanya kacau. Untuk mengatasi masalah itu, kita perlu bantuan dari beberapa orang.

Eits, tenang. Sekarang kita bisa memulainya sendiri. Pertama, cek lemari pakaian. Keluarkan semua barang yang jarang terpakai atau bahkan sudah tidak dipakai lagi. Pakaian itu, bisa diberikan pada orang atau dibuat menjadi kreasi seni.

BACA JUGA: Moms, Perhatikan Waktu Mengganti Handuk di Rumah!

Kedua, cek dapur. Apakah sering dipenuhi oleh makanan basi?

Jika iya, jangan ulangi hal itu. Belilah makanan secukupnya. Jika ingin beli untuk persediaan pastikan makanan itu bisa bertahan lama. Serta letakan makanan setiap pagi di temapt yang sering dikunjungi. Seperti meja makan, bukan terus disimpan di dapur.

Ketiga, cek laci. Laci biasanya menjadi tempat serba ada. Mulai dari barang rusak, barang tidak penting sampai barang penting yang tersimpan akibat lupa menyimpan.

Keempat, lihat variasi kosmetik. Ini untuk pria ataupun wanita. Jika pria, biasanya lebih ke parfum. Mungkinkah botol-botol parfum kosong masih menjadi penghuni tetap laci? Atau lipstick yang terlalu banyak sampai kedaluarsa? Segera cek dan buang semua barang-barnag itu.

BACA JUGA: 3 Etika Berteman ketika Sudah Berumah Tangga

Adapun untuk menghindari gaya hidup konsumtif, agar tidak menyia-nyiakan uang, dan ruang penyimpanan. Pilihlah barang yag minimalis tapi memiliki banyak fungsi.

Memutuskan untuk meminimalisir barang-barang yang tidak penting menjadi solusi terbaik. Meski sebenarnya bukan tidak penting, hanya saja lebih ke arah kuantitas. []

SUMBER: BAZAAR


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Jangan Pasang Stiker ‘Happy Family’ di Mobil Pribadi, Ini Bahayanya

para pelaku kejahatan jadi bisa mengetahui, kapan waktu sang anak sendirian di rumah tanpa ditemani ayah dan bundanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *