Unik, Informatif , Inspiratif

Ryan Giggs Gugup Jadi Pelatih Timnas Wales

0

Ryan Giggs secara resmi menjadi manajer timnas Wales menggantikan Chris Coleman yang mundur usai gagal membawa skuat ke Piala Dunia 2018. Namun, Giggs menyatakan masih terasa gugup.

“Saya sangat gugup, lebih gugup dari saat menjadi pemain,” tutur Giggs, jelang laga perdananya dalam turnamen melawan China, Jumat (23/03/2018) WIB lansir Soccerway.

Ia menyebutkan, tidak pernah merasa gugup selama menjadi pemain. “Tapi,” kata pemilik 64 caps bersama Wales ini, “Menjadi manajer tentunya sangat berbeda. Ada banyak hal yang harus Anda pikirkan.”

Sebelum itu, 15 Januari 2018 federasi sepak bola Wales menunjuk Ryan Giggs untuk menangani Gareth Bale dan kolega. Mantan penggawa Manchester United ini ditunjuk usai menyingkirkan nama-nama seperti Osian Roberts, Craig Bellamy, dan Mark Bowen.

Tiga bulan usai ditunjuk, Giggs akan melakoni debutnya sebagai pelatih Wales, dalam turnamen yang bertajuk Piala China, Wales akan bertanding menghadapi China di Kota Nanning, China Selatan.

“Sebagai pemain kamu hanya memikirkan diri sendiri dan meyakinkan dirimu untuk melakukan yang terbaik untuk tim, tapi, sebagai manajer kamu harus berpikir, ‘Apa yang harus ditingkatkan?”

Jelang bertanding menghadapi Tim Nasional (Timnas) China, Giggs memanggil pemain-pemain terbaiknya termasuk Gareth Bale. Akan tetapi, pelatih berusia 44 tahun itu tidak memanggil penggawa Arsenal, Aaron Ramsey, karena masalah kebugaran.

“Kami ingin memainkan sepak bola atraktif dan menghibur, tetapi kami harus lebih dulu melakukan hal yang dasar, yakni bekerja keras,” tutupnya.

Pertengahan November 2017 lalu, Wales dikejutkan dengan mundurnya Chris Coleman dari kursi kepelatihan. Coleman mundur usai gagal membawa Wales masuk ke Piala Dunia 2018 di Rusia, Juni mendatang.

Padahal, prestasi Coleman tidak buruk-buruk amat. Pada gelaran Piala Eropa 2016, Wales berhasil dibawanya tampil impresif sehingga mampu menembus babak semifinal sebelum dikalahkan oleh Portugal.

Tapi, keputusan sudah dibuat oleh Coleman. Tekadnya sudah bulat untuk mundur dari Wales dan memilih Sunderland sebagai destinasi selanjutnya. Kursi kepelatihan Wales pun lowong cukup lama. []

Sumber: Kumparan


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.