Inspirasi dan Data

Saat Ibunya yang Non Muslim Antar Anak 8 Tahun Masuk Islam

0 4.055

Apapun dapat terjadi bila Allah sudah berkehendak, begitu juga dengan hidayah. Hidayah bisa datang pada siapapun dan kapanpun, tanpa terkecuali.

Seperti kisah bocah mualaf bernama Yogi Setiady, murid kelas 2 di sebuah sekolah dasar negeri di Ketapang, yang akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam. Usianya masih 8 tahun, ia juga lahir dari keluarga non-, namun bocah ini sudah berani mengambil keputusan menjadi mualaf.

Dia diantar ibu kandungnya yang nonmuslim ke kantor urusan agama (KUA) Delta Pawan, Ketapang Kalimantan Barat pada Kamis, 5 Oktober kemarin dan masuk Islam.

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Delta Pawan, M Syafi’ie Huddin membenarkan hal tersebut.

“Nama anak itu Yogi Setiady. Umurnya baru delapan tahun, kelas 2 SD. Yang mengantar ke sini (kantor KUA) ibunya, namanya Eriyanti,” kata Syafi’ie, seperti dilansir Dream.

Syafi’ie menceritakan, sebelumnya memang ada seseorang yang mengambil formulir untuk masuk Islam. Namun, dia mengaku hal itu sudah biasa sehingga dia pun tak terlalu terkejut. ” Biasanya jika ada yang mengambil formulir untuk menjadi mualaf itu remaja yang ingin Menikah namun terbentur karena beda agama. Jadi saya anggap biasa,” ujarnya.

Pada Kamis, sekitar pukul 14.00 WIB, ada seorang ibu dan anak laki-lakinya beserta beberapa orang pria datang ke Kantor KUA Delta Pawan. Rupanya orang yang mengambil formulir sebelumnya itu yang datang. Dia pun bertanya siapa yang akan masuk Islam. “Sempat tidak percaya kalau yang mau masuk Islam itu anak itu, karena usianya masih delapan tahun,” ucap Syafi’ie.

Dia pun bertanya terkait hal mengejutkan tersebut kepada ibunya.

“Mau diapakan lagi Pak Ustaz, dari dulu memang memaksa mau masuk Islam. Ini kemauannya sendiri sudah dari dulu,” kata Syafi’ie menirukan kalimat ibu Yogi. []

loading...
loading...
Comments
Loading...