mimbar masjid Nabawi (foto: Islamic Landmark)

Saat Khutbah Jum’at Rasulullah Ditinggalkan Para Sahabat

INSPIRADATA. Ayat Al Quran yang menerangkan tentang perintah shalat Jum’at (bagi pria), meninggalkan jual beli, dan memperbanyak dzikir kepada Allah.

Ya, semua tahu ada dalam Al Quran surah Al-Jumu’ah ayat 9-11 yang populer diperdengarkan dan didengar, mengenai dasar hukum disyariatkannya Shalat Jum’at.

Suatu hadis yang diriwayatkan oleh Jabir, menggambarkan suatu keadaan saat Rasulullah berkhutbah, lalu sahabat keluar:

بينما النبي صلى الله عليه وسلم يخطب يوم الجمعة قائما إذ قدمت عير فابتدرها أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى لم يبق إلا اثنا عشر رجلا أنا فيهم وأبو بكر وعمر فأنزل الله تعالى: وإذا رأوا تجارة أو لهوا إلى آخر السورة

Artinya: ketika Rasulullah Saw berkhutbah pada hari Jumat, tiba-tiba datanglah rombongan unta (pembawa dagangan), maka cepat-cepatlah sahabat Rasulullah s.a.w. mengunjunginya sehingga tidak tersisa lagi kecuali 12 orang. Yaitu Saya (Jabir), Abu Bakar dan Umar termasuk mereka yang tinggal. Maka Allah Swt. pun menurunkan ayat: wa iza ra’au tijaratan au lahwan sampai akhir surat. (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad dan Tirmidzi dari Jabir bin Abdullah)

Dalam keterangan lain, Ibnu Jarir meriwayatkan dari Jabir yang berkata:

“Wanita-wanita saat itu jika mengadakan pesta pernikahan maka mereka membuat iring-iringan yang gemerlap dengan diiringi alunan suara musik. Para sahabat lantas meninggalkan Rasulullah yang tengah berkhotbah di atas mimbar dan pergi menghampiri iring-iringan tersebut. Allah lalu menurunkan ayat ini.”

Dan riwayat Ibnul Mundzir dari Jabir, dari satu jalur saja yang mengemukakan kisah pernikahan dan kedatangan kafilah dagang ini sekaligus. Artinya, ayat ini turun berkenaan dengan kedua hal ini. Hanya milik Allah-lah segala pujian.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا ۚ قُلْ مَا عِندَ اللَّهِ خَيْرٌ مِّنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ ۚ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jum`at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. 62:9)

“Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.” (QS. 62:10)

“Dan apabila melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah:` Apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan `, dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezki.” (QS. 62:11) []

Disitat dari berbagai Sumber


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

setan

Kulit Membiru karena Dicubit Setan, Benarkah?

Hal ini disebabkan karna penggumpalan darah akibat pecahnya dinding pembuluh darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *