Dua Dampak Buruk Akibat Meletakkan Ponsel di Bawah Bantal saat Tidur
Foto: Aller-Ease

Salah Posisi Tidur Berdampak pada Kecantikan Loh…

Ternyata posisi tidur yang salah atau kurang tepat juga bisa membuat kecantikan seseorang sedikit demi sedikit menurun. Informasi ini memang terlihat sepele tetapi jika dilihat dari fakta, memang ada benarnya.

Dilansir dari mishba7, berikut ini penjelasan ilmiah mengenai posisi tidur yang mempengaruhi kecantikan tersebut:

Bila seseorang tidur dalam posisi yang kurang tepat seperti dalam posisi tengkurap, ini bisa mengakibatkan otot-otot yang ada pada kulit wajah menjadi tegang. Selain itu, wajah yang berada persis pada bantal bisa terkena bakteri. Apalagi bila jarang dibersihkan. Ini tentu akan mengakibatkan kulit wajah mudah terjangkit masalah, seperti jerawatan atau yang lebih parah bisa mempercepat penuaan dini.

Selain berdampak negatif dalam hal kecantikan, efek buruk bila kita tidur tidak kondisi yang kurang baik seperti tangan berada dibawah dan tertimpa tubuh,  bisa mengakibatkan nyeri pada waktu bangun. Sehingga ini juga tidak baik bagi kesehatan.

Oleh karena itu, sebelum tidur sebaiknya jaga kebersihan tempat tidur agar bakteri penyebab penyakit bisa dihindari dan tidurlah dengan posisi tidur yang baik.

Sesuai yang dianjurkan Rasul, tidur yang baik yaitu dengan posisi menghadap ke kanan. Dalam kondisi suci yaitu berwudhu terlebih dahulu, mematikan lampu ruang tidur, dan berdo’a agar terhindar dari mimpi buruk.

Selain itu, untuk mendapatkan tidur yang berkualitas demi kesehatan dan kecantikan, jam tidur pun harus diperjatikan. Menghindari  begadang dan menjauhkan gadget sebelum tidur pun dapat membantu mengoptimalkan tidur kita. Sebab, pada dasarnya tidur merupakan istirahat bagi tubuh. Sehingga ketika bangun tubuh terasa segar dan siap menjalani kembali aktivitas harian. Bukan malah sebaliknya.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

orang yang boleh meminta-minta

Jangan Sentuh 3 Bagian Tubuh Ini dengan Tangan!

Hasil penelitian juga mengungkapkan, orang yang menggunakan cincin atau memelihara kuku lebih dari dua milimeter membawa lebih banyak mikroba di tangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *