Unik, Informatif , Inspiratif

Salah Satunya Laskar Hizbullah, Inilah Tokoh-Tokoh 10 November 1945

0 135

Salah satu peristiwa besar usai proklamasi 17 Agustus 1945 adalah pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Saat itu, rakyat kita dalam semangat yang begitu tinggi mempertahankan kemerdekaan negeri ini.

Pasukan Sekutu yang datang ke Surabaya pada 25 Oktober 1945 adalah tentara Inggris, Brigade Infantri India 49 Maratha, di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Mallaby. Tidak lama setelah tiba, mereka lantas melucuti senjata tentara Jepang yang sudah direbut orang-orang Indonesia sebelumnya.

Pertempuran antara pasukan Inggris dengan laskar-laskar pecah di Surabaya. Dalam sebuah insiden, Mallaby tewas.

Banyak pihak khususnya di kalangan bangsa Indonesia yang berperan dalam pertempuran tersebut. Baik mereka yang berasal dari kelompok-kelompok, laskar, atau pun individu.

Berikut beberapa para pejuang yang terlibat dalam pertempuran tersebut:

1. Bung Tomo

Soetomo lahir di Surabaya pada 3 Oktober 1920. Pejuang revlusioner ini ternyata juga pernah menjadi wartawan yakni penyiar di Radio Domei (sekarang Antara).

Ketika pasukan Inggris mengeluarkan ultimatum agar rakyat Surabaya menyerah, dia tampil sebagai orator ulung yang membakar semangat juang rakyat. Saat itu, Bung Tomo juga menjabat sebagai kepala departemen penerangan di Organisasi Pemuda Indonesia.

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapa pun juga.”

2. Laskar Hizbullah

Laskar ini adalah milik Majelis Sjuro Muslimin Indonesia (Masjumi) yang saat itu dipimpin Kiai Haji Wahid Hasyim. Salah satu pemimpin Hizbullah yang terkenal di masa itu adalah Zainul Arifin (1909-1963) yang merupakan tokoh Gerakan Pemuda Ansor.

3. Gubernur Suryo

Dia memiliki nama lengkap Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo. Lahir di Magetan, Jawa Timur, 9 Juli 1898.

Suryo merupakan gubernur pertama Jawa Timur dari tahun 1945 hingga 1948. Dia terlibat dalam pembuatan perjanjian gencatan senjata dengan komandan pasukan Inggris Brigadir Jenderal Mallaby di Surabaya pada tanggal 26 Oktober 1945. []

SUMBER: VIVA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline