Sambil Menemani Ayahnya Mengemis, Gadis Kecil Ini Tetap Semangat Belajar

ji-honghong-mengemisINSPIRADATA. Gadis mungil berusia 6 tahun yang tampak dalam foto adalah Ji Honghong. Foto yang mengharukan tersebut berasal dari people’s daily Online, menunjukkan bagaimana semangatnya Ji honghong untuk belajar meski terhimpit oleh keadaan yang memprihatinkan.

Laki-laki yang sudah beruban dengan memakai jaket tebal di samping Ji Hongnong tersebut adalah ayahnya. Ia adalah seorang pengemis di perempatan jalan Yimeng dan Hongqi, Linyi.  Saat ini, istrinya (ibu Ji Honghong) mempunyai keterbelakangan mental dan anak tertuanya (Kakak Ji Honghong) juga masih sekolah. Didorong oleh rasa tanggung jawab atas dengan kondisi keluarganya saat ini, Ayah Ji pun mengemis karena tidak mempunyai keahlian lain.

Tidak seperti gadis kecil seusianya, Ji Honghong tidak bisa merasakan akhir pekan dengan normal bersama teman ataupun keluarga.  Bagi kebanyakan orang yang melihat gadis ini, mereka akan merasa iba  karena Ji Honghong harus menemani ayahnya mengemis agar mendapat uang yang lebih. Padahal kenyataannya, Ji Honghong sendiri lah yang memohon pada ayahnya agar bisa ikut mengemis karena ia ingin bersamanya. Ditengah cuaca yang mencapai minus 10 derajat celcius, Ji Honghong menutupi dirinya dengan mantel tebal agar tetap bisa belajar saat menemani ayahnya mengemis di jalan.

Dilansir dari Dailymail, Ji Honghong ternyata  ingin menyelesaikan semua tugas yang diberikan gurunya selama akhir pekan. Apalagi ayahnya juga memberikan tambahan tugas menulis lima halaman kosa kata Cina. Ji Honghong yang sangat suka belajar, tidak merasa terbebani dengan hal tersebut.

Gurunya tahu bahwa keluarga  JI Honghong  memang sangat miskin. Menurut guru SD Nanzhuang, Ji Honghong merupakan anak yang aktif dan kemampuannya di sekolah juga terbilang baik.

“Banyak jalan untuk menolong keluarga Ji, termasuk dengan bantuan sosial,” ucap kepala desa Nanzhuang yang merasa prihatin atas kondisi Ji Honghong ini. Dia berharap, Ayah Ji berhenti mengemis di akhir pekan agar bisa menemani anak-anaknya.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *