sandal
FOto: hellorf.com

Sandal Jepit Berisiko untuk Kesehatan, Benarkah?

Banyak orang yang menggunakan alas kaki beracam-macam untuk kegiatan sehari-hari mereka. Tapi, banyak juga yang lebih asik mengenakan sandal saat beraktivitas di rumah. Ciri sandal jepit inin ialah tali depan berbentuk huruf Y dan alasnya yang datar.

Tapi, ternyata dsandal jepit berisiko untuk kesehatan kaki.

1. Dapat Beresiko Merubah Struktur Jari Kaki

BACA JUGA: Kaos Kaki Basah Juga Bisa untuk Mengobati Penyakit

Ini diubktikan oleh sebuah studi di Amerika Serikat. Bahwa, memakai sandal jepit secara rutin dan dalam jangka waktu lama dapat merubah struktur jari kaki, terutama untuk ibu jari.

Akibat dari bentuk pengait pada sandal jepit yang berbentuk Y dan membuat ibu jari serta jari-jari kaki mencengkeram saat berjalan. Kondisi yang membuat otot kaki bekerja keras karena ujung jari kaki menjadi tumpuan, dapat memicu pembengkokan pada ibu jari kaki.

2. Dapat Menyebabkan Tumit Cedera

Nah, biasanya yang dapat menyebabkan tumit cedera itu sepatu berhak tinggi. Tapi, nyatanya sandal jepit pun memiliki risiko yang sama. Penjelasannya, bantalan sandal karet yang tipis membuat seluruh permukaan bawah kaki menahan beban tubuh secara berulang ketika berjalan, dan tumit sebagai bagian kaki yang menonjol akan mengalami tekanan berlebih.

Akibatnya, tumit yang kaku dan nyeri serta dapat diiringi peradangan pada jaringan bawah kaki. Kondisi ini dikenal dengan plantar fasciitis.

3. Mengundang Banyak Kuman

Ini tentu suda hbisa ditebak ya. Modelnya yang terbuka maka apapun itu bisa saja menempel di kaki. Adapun potensi yang ditimbulkan ialah infeksi kaki (bakteri Staphylococcus aureus). Bakteri ini dikatakan normal berada pada kulit, namun jika jumlahnya berlebih maka dapat menimbulkan infeksi pada kulit.

Adapun cara mengatasinya yaitu dengan membersihkan kaki setelah beraktivitas menggunakan sandal jepit.

BACA JUGA: Masih Malu Pakai Sandal? Ternyata Itu Sunah para Nabi Loh!

4. Bisa Membuat Kaki Lecet

Sandal tidak memiliki struktur lekungan yang sesuai dengan bentuk telapak kaki. Ini mengakibatkan telapak kaki bergesekan dengan permukaan sandal sehingga resiko terjadinya lecet juga lebih besar.

Tidak sampai disana, kaitan tali pada sandal jepit yang juga bergesekan dengan punggung kaki bisa menyebabkan lecet jika sandal jepit digunakan untuk berjalan jauh. []

SUMBER: TEEN


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

orang yang boleh meminta-minta

Jangan Sentuh 3 Bagian Tubuh Ini dengan Tangan!

Hasil penelitian juga mengungkapkan, orang yang menggunakan cincin atau memelihara kuku lebih dari dua milimeter membawa lebih banyak mikroba di tangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *