Sate makanan ikonik Indonesia
Foto: Sate makanan ikonik Indonesia (indoindians)

Sate yang Mendunia Ternyata Punya Sejarah, Ini Sejarahya!…(1)

 

Sate makanan ikonik Indonesia
Foto: Sate makanan ikonik Indonesia (indoindians)

INSPIRADATA. Sate. Siapa sih orang yang tidak mengenal panganan lezat yang terbuat dari daging sapi, kambing maupun ayam ini. Selain itu, yang menambah nikmat dari cita rasanya adalah bumbu kacang yang dilumuri diatas panganan tersebut. Ditambah lagi aroma bawang goreng dan jeruk nipis yang khas yang menjadikan makanan ini yang paling dicari bahkan menjadi kuliner yang paling ikonik.

Selain warga Indonesia, kelezatan kuliner ini pun sudah terkenal kebelahan bumi manapun. Contohnya saja mantan Presiden Amerika Serikat Obama, saat berkunjung ke Indonesia makanan yang dia cari adalah sate. Namun pernahkah anda berfikir mengapa panganan ini dapat menjadi makanan ikonik Indoneisa?

Dilansir oleh GoodnewsfromIndonesia, seorang penulis kuliner Jennifer Brennan tahun 1988 pernah menulis bahwa asal mula sate itu berasal dari Asia Tenggara tepatnya di Jawa, Indonesia. Meskipun negara Thailand dan Malaysia menganggap kuliner itu adalah kuliner asli milik mereka.

Jennifer Brennan mengatakan bahwa kuliner ini diadaptasi dari kebab India yang dibawa oleh pedagang muslim ke Jawa. Bahkan India tak dapat mengakui sebagai asal mulanya karena hidangan ini merupakan pengaruh Timur Tengah.

Asal-usul Pemberian Nama

Menurut sejarahnya, sate pertama kali di adopsi dari makan kebab yang berasal dari India oleh santri Sunan Gresik bernama Satah. Dia memotong daging kecil-kecil kemudian agar mudah dibakar dia menusukkannya dengan batang bambu. Namun sangat tak disangka masakan yang dibuat oleh Satah ini banyak disukai oleh masyarakat pada saat itu, sehingga banyak masyarakat yang menyebutnya daging Satah. Namun seiring berjalannya waktu daging Satah ini berubah pelafalan menjadi sate.

Foto: Warung sate abad ke 19-an (phesolo)

Kata sate pun diduga berasal dari bahasa Tamil, karena dalam bahasa Tamil daging disebut catai. Karena pada saat abad ke-19 di Pulau Jawa kepopuleran menu kuliner ini bersamaan dengan masuknya kebab, olahan daging kambing dari India, yang dibawa oleh pedagang Muslim Tamil dan Gujarat ke Indonesia.

BACA JUGA:

Benarkah Raja Salman Request Buah Ini, Selama di Bali?

Namun sesuai berjalannya waktu, kuliner ini pun mulai berekspansi ke seluruh pelosok nusantara. Maka tak heran kalau hampir di setiap daerah di Indonesia ada sate yang khas seperti di daerah Padang, Madura, Betawi, Lombok, dan lain-lain.

Bersambung…


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *