5 fakta adzan
Foto: Islami.co

Sebelum Azan Disyariatkan, Ini Usulan Para Sahabat untuk Panggilan Shalat

Azan adalah kalimat tauhid yang dikumandangkan seorang muazin (pelantun azan) untuk menyeru umat Muslim agar segera melaksanakan shalat. Seluruh umat Islam di muka bumi ini tentu mengetahui azan ini.

Setidaknya, azan dilantunkan sehari semalam sebanyak lima kali, yakni ketika terbit fajar di waktu Subuh, di siang hari (Zhuhur), pada sepertiga hari (Ashar), saat tenggelamnya matahari (Maghrib), hingga menjelang malam (Isya). Dan begitu seterusnya hingga tiba waktu Subuh lagi.

BACA JUGA: Sandiaga Heran: Knalpot Bising Diam Saja, Kok Azan Diributin?

Azan pertama kali disyariatkan pada tahun kedua hijriyah, ketika itu Rasulullah SAW telah hijrah dari Makkah ke Madinah. Saat itu, Bilal bin Rabah, sahabat Rasulullah, menjadi muazin pertama untuk memanggil umat Islam untuk memberitahu bahwa waktu shalat telah tiba. Dari situlah, akhirnya azan dijadikan syariat bagi umat Islam di seluruh dunia untuk memanggil umat Islam agar melaksanakan shalat.

BACA JUGA: Niat Puasa setelah Azan Subuh menurut Ustaz Abdul Somad

Sebelum azan disyariatkan, suatu ketika Rasulullah mengumpulkan para sahabat untuk bermusyawarah tentang cara memberitahu Muslimin waktu salat telah tiba. Sekaligus mengajak orang-orang agar berkumpul di masjid untuk shalat berjamaah.

Sejumlah sahabat mengusulkan beberapa simbol untuk memanggil orang agar melaksanakan shalat. Di antaranyanya, dengan menggunakan bendera, terompet, lonceng, dan api sebagai tanda datang waktu shalat. Namun, usulan ini ditolak Rasul dengan alasan hal itu menyerupai kaum dari agama tertentu.

Misalnya, terompet biasa digunakan kaum Yahudi, lonceng oleh kelompok Nasrani, dan api oleh kaum Majusi. Karena itu, akhirnya azan dengan kalimat tauhid menjadi alat untuk memanggil umat Islam agar melaksanakan shalat hingga saat ini. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Obbie Mesakh, Raja Pop 80-an

Hampir semua artis yang ia orbitkan berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *