Sebelum Bertanding, 4 Pemain Bola Ini Biasakan Baca Al-Qur’an

Sebelum Bertanding, 4 Pemain Bola Ini Biasakan Baca Al-Qur’an

db973-5INSPIRADATA. Menjadi seorang bintang lapangan hijau tidak membuat para pemain bola ini lupa dengan kewajibannya untuk membaca Al-Qur’an.

Dilansir IDNtimes, berikut empat pemain bola yang membiasakan membacakan Al-Qur’an sebelum pertandingan.

1.Mesut Ozil
Warga negara Jerman yang beragama Islam ini tidak meninggalkan kebiasaannya untuk berdoa dan membaca Al Qur’an. Sesibuk apapun ia selalu berusaha untuk membaca Al Qur’an. Rutinitas membaca Al Qur’an yang dilakukannya semakin intens kala dirinya hendak mengikuti pertandingan. Sebagai seorang Muslim, Mesut Ozil merasakan bulan Ramadhan mendatangkan berkah bagi dirinya karena pamornya semakin berkibar dipentas di dunia sepakbola Eropa. Buktinya, ia dibayar mahal oleh klub raksasa Spanyol, Real Madrid, di tahun 2014.

2.Kolo Toure
Kolo Toure sering berdoa dan membaca ayat suci Al Qur’an sebelum dan sesudah dia menjalani pertandingan penting. Namun, ia mengaku pernah mencoba tetap berpuasa, tapi kondisi latihan berat memaksa ia membatalkan puasanya. “Tapi saya pasti akan menggantinya di hari atau bulan lain. Itu adalah konsekuensi sebagai seorang muslim,” ujar Toure.

3.Eric Abidal
Sejak masuk Islam, Abidal berusaha menjadi Muslim yang taat. Ia suka membaca Al Quran sebelum bertanding.Karirnya di lapangan hijau kian meroket. Penggemar La Liga Spanyol pasti mengenal sosok Eric Abidal. Sosok ini dikenal sebagai bek andal FC Barcelona dan Timnas Prancis.

4.Karim Benzema
Puasa, sholat 5 waktu, dan bersedekah adalah kebiasaan yang dilakukan oleh Benzema sebelum bertanding. Striker Real Madrid, Karim Benzema, sangat taat menjalankan puasa. Lahir di Lyon, Prancis 19 Desember 1987, Ia adalah striker andalan tim nasional Prancis. Sama seperti legenda Prancis, Zinedine Zidane, Benzema juga berdarah Aljazair. Beruntung bagi Benzema, puasa tahun kemarin dia tidak sendirian di Santiago Bernabeu. Setidaknya ada Mahmadou Diarra dan Lassana Diarra yang juga beragama Islam. Ketiganya tetap menjalankan puasa meski harus membela Madrid, tak heran jika tim dokter Madrid terus memantau perkembangan fisik ketiga pemainnya selama bulan Ramadhan. []


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

Akankan Mou Sukses di Spurs?

Tujuannya jelas: mengarahkan klub kembali ke empat besar dalam jangka pendek dan, selama 18 bulan ke depan, mendapatkan beberapa trofi. Bisakah Mou?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *