Lima Ekor Buaya Menerkam Pencari Rumputdi Pinggir Sungai (Ilustrasi)

Sedang Mencari Rumput di Pinggir Sungai, Pemuda Ini Diterkam Lima Buaya

INSPIRADATA. Seorang warga bernama Ibrahim (26) asal Desa Santan Sari, Kecamatan Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan, tewas diterkam oleh lima ekor buaya ketika mecari rumput di pinggiran sungai. Tubuhnya ditemukan terpisah ketika dilakukan penyisiran oleh polisi.

Tidak diketahui secara persis kejadian di lapangan seperti apa. Hanya saja, Ibrahim sempat pamit kepada keluarga untuk mencari rumput di sungai dekat perbatasan Desa Limau dan Desa Pulau Muning, Selasa (6/6) sore.

Lantaran tak kunjung pulang hingga malam hari, keluarga pun meminta bantuan warga untuk mencari korban. Di lokasi, warga menemukan motor, sandal, dan alat pancing milik korban. Pencarian pun tidak membuahkan hasil, dan dilanjutkan keesokan harinya.

Warga yang dibantu oleh polisi akhirnya menemukan potongan tubuh korban terapung di sungai sedang dikerumuni buaya. Tubuh korban tercabik-cabik dan ditemukan di lokasi yang berbeda-beda.

Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi mengungkapkan, korban diduga tewas diterkam oleh buaya saat mencari rumput di pinggir sungai.

“Korban pamit cari rumput, ternyata tubuhnya ditemukan tercabik-cabik yang dikerumuni lima ekor buaya,” ungkap Andri, seperti dilansir Merdeka, Kamis (8/6/2017).

Atas permintaan keluarga, jenazah korban pun langsung dibawa ke rumah duka tanpa diotopsi terlebuh dahulu. Pihak kepolisian pun menghimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di pinggiran sungai, karena masih banyak buaya yang berkeliaran.

“Jika terlihat buaya mohon kerjasama untuk melapor ke polisi agar bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *