sistem pembayaran toll
Foto: TEMPO

Sejak 2006, E-Toll Sudah Ditinggalkan di Jepang, Ini Sistem Barunya

Penggunaan Kartu e-toll atau kartu tol elektronik baru saja diterapkan Pemerintah Indonesia untuk mempersingkat antrean. Walau dianggap sebagai kemajuan, namun, pembayaran nontunai menggunakan e-toll telah lama dihentikan dan ditinggalkan di Jepang sejak tahun 2006.

Jepang menggantinya dengan teknologi yang lebih unggul, yakni sistem pembayaran tol elektronik otomatis atau electronic toll collection (ETC). Untuk mengatasi kemacetan, Jepang menerapkan sistem pembayaran tol ETC sejak 2001. Penggunaan e-toll pun dihentikan menyusul lima tahun berselang.

“Kami tidak lagi menggunakan kartu. Sekarang keluar jalan tol sangat mudah. Mobil yang akan masuk dan keluar jalan tol diberikan alat yang ditempatkan di depan mobil. Dengan kecepatan 20 km/per jam, pintu tol akan terbuka dengan sendirinya,” ujar Ogawa Tahahiro, pemandu tur rombongan jurnalis di Kyoto, Minggu, 29 Oktober 2017.

Menurut dia, sopir tidak lagi berhenti untuk mengeluarkan kartu, karena sekarang pintu tol dapat terbuka dengan memakai alat itu dan jumlah uang yang harus dikeluarkan pun langsung diketahui. “Kami tinggal melakukan pembayaran yang terhubung dengan kartu kredit,” ujarnya.

Ogawa mengaku sangat terbantu dengan alat ini. “Selain itu, ada diskon jika masuk jalan tol pada malam hari. Diskon bisa sampai 50 persen,” ujarnya.

“Menurut data, sudah 90 persen pemilik mobil di Jepang menggunakan alat ini. Pihak pengelola jalan tol juga masih menyediakan pembayaran tunai. Namun ini hanya pada beberapa wilayah di perdesaan,” kata Ogawa. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *