sejarah kubah masjid, Sejarah Kubah Masjid dan Arsitektur Peradaban Islam
Unik, Informatif , Inspiratif

Sejarah Kubah Masjid dan Arsitektur Peradaban Islam

0

Sebagai salah satu komponen arsitektur masjid, sejatinya kubah tak sekadar menampilkan kemegahan dan keindahan belaka.

Lebih dari itu, kubah juga memiliki fungsi sebagai penanda arah kiblat dari bagian luar dan menerangi bagian interior masjid.

BACA JUGA: Di Balik Kubah Hijau Masjid Nabawi

Setelah adanya Kubah Batu di Jerusalem, para arsitek Islam terus mengembangkan beragam gaya kubah pada masjid yang dibangunnya. Pada abad ke-12 M, di Kairo, kubah menjadi semacam lambang arsitektur nasional Mesir dalam struktur masyarakat Islam. Dari masa ke masa, bentuk kubah pada masjid juga terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Ketika Islam menyebar dan berinteraksi dengan budaya dan peradaban lain, para arsitek Islam tampaknya tidak segan-segan untuk mengambil pilihan-pilihan bentuk yang sudah ada, termasuk teknik dan cara membangun yang memang sudah dimiliki oleh masyarakat setempat.

Tidaklah mengherankan bila bentuk kubah masjid terbilang beragam karena sesuai dengan budaya dan tempat masyarakat Muslim tinggal.

Hampir di setiap negara berpenduduk Muslim memiliki masjid berkubah. Di antara masjid berkubah yang terkenal, antara lain Masjid Biru di Istanbul, Turki; Taj Mahal di Agra, India; dan Kubah Batu di Yerusalem.

BACA JUGA: Sejarah Masjid Nabawi “Kubah Hijau” Madinah

Di Indonesia, atap kubah masjid baru dikenal pada akhir abad ke-19. Di Jawa, baru muncul pada pertengahan abad ke-20 M. Tapi, lihatlah sekarang. Tak hanya sekadar berkubah, bahkan ada masjid yang memiliki kubah berlapis emas. []

SUMBER: ISLAM DIGEST REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.