may day
May Day (Foto: engagemedia)

Sejarah May Day di Dunia

may day
May Day (Foto: engagemedia)

INSPIRADATA. Mogok kerja yang dilakukan oleh para pekerja Cordwainers pada tahun 1806 ini adalah titik pertama sebuah cahaya baru bagi para buruh internasional untuk melaksanakan May Day.

Peristiwa mogok kerja ini dilakukan secara masif dan berhasil membawa pengorganisir nya ke meja pengadilan dan mengangkat fakta – fakta mengerikan yang terjadi pada buruh. Saat itu para buruh diketahui bekerja selama 19 sampai 20 jam setiap hari. Dan mereka memperjuangkan untuk direduksinya jam kerja bagi buruh di Amerika Serikat.

Diketahui bahwa pada masa itu buruh tidak hanya melakukan mogok kerja satu kali. Mereka terus melakukan aksi demonstrasi hingga perjuangan mereka membuahkan hasil.

Dalam beberapa aksi mogok kerja yang terjadi di beberapa kota besar Amerika Serikat ini, munculah dua nama yang dianggap menyumbangkan gagasan untuk menghormati para buruh, ia adalah Peter McGuire dan Matthew Maguire mereka adalah pekerja mesin dari New Jersey.

Mereka berdua berusaha melakukan komunikasi dengan para buruh, pengangguran serta meminta kepada pemerintah agar memberikan pekerjaan dan uang lembur bagi para buruh tersebut. Sehingga McGuire terkenal dengan sebutan “pengganggu ketenangan masyarakat”

Parade Hari Buruh Pertama di New York dengan 20.000 Orang

Parade hari buruh terbesar pertama kali terjadi di New York. Bagaimana tidak? Parade ini dilakukan oleh 20.000 orang sambil membawa spanduk bertuliskan “8 jam kerja, 8 jam istirahat dan 8 jam rekreasi”. Spanduk ini sebagai ungkapan isi hati para buruh khusus nya di Amerika Serikat. Peristiwa ini terjadi tepatnya pada tanggal 5 September 1882 kemudian dalam tahun – tahun berikut nya gagasan ini menyebar ke negara – negara bagian. Tentu saja hal ini disambut baik dan negara – negara bagian sepakat untuk merayakan nya. Namun belum menjadi hari libur umum.

Kemudian di tahun 1887, Oregon menjadikan tanggal 5 September menjadi hari libur umum. Oregon adalah negara bagian yang pertama kali melakukan terobosan besar bagi negara – negara lain nya dengan menetapkan hari buruh menjadi hari libur umum.

Peristiwa Pertumpahan Darah Haymarket 1886 Hingga Kongres Penetapan May Day

Pada tanggal 1 Mei 1886 terjadi demonstrasi buruh besar – besaran di Amerika Serikat. Demonstrasi ini dilakukan oleh sekitar 400.000 buruh yang masih mengusung tuntutan yang sama, pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari bagi para buruh. Tidak tanggung – tanggung, kali ini aksi demonstrasi berlangsung selama 4 hari, sejak 1 Mei hingga 4 Mei 1886.

Aksi heroik terjadi pada tanggal 4 Mei 1886, para buruh melakukan pawai besar – besaran, namun polisi Amerika menembaki para demonstran secara membabi – buta. Para pemimpin aksi demonstrasi besar – besaran ini ditangkap dan dihukum mati, namun saat penembakan yang membabi – buta tersebut terjadi, ratusan orang tewas tertembus timah panas polisi Amerika, peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa Haymarket. Ratusan buruh yang tewas dikenal sebagai martir.

Kemudian di tahun 1889 diselenggarakan nya Kongres Sosialis Dunia di Paris, dalam pertemuan ini disepakati bahawa peristiwa heroik yang terjadi di Amerika pada tanggal 1 Mei 1886 sebagai hari buruh internasional dan melahirkan sebuah resolusi yang disambut baik oleh beberapa negara sejak 1890. Dan setiap tanggal 1 Mei parah buruh memperingati hari buruh atau lebih dikenal sebagai May Day meskipun mendapat banyak sekali tekanan dari pemerintahan mereka.

Sumber: IDNTimes


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Obbie Mesakh, Raja Pop 80-an

Hampir semua artis yang ia orbitkan berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *