Foto: Poskota News

Sekjen FITRA: Hak Angket Terhadap KPK Harus Dibatalkan!

Foto: Poskota News

INSPIRADATA. Terkait dengan Hak Angket, DPR telah resmi menyetujuinya. Hak Angket tersebut diusulkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membuka rekaman berita acara pemeriksaan tersangka dugaan kasus pengadaan e-KTP, Miryam S Haryani. Namun selain itu, DPR juga berdalih hak angket akan digunakan untuk menyelediki KPK terkait tata kelola anggaran pada tahun 2015 lalu. Demikian disitat dari Republika, Sabtu (29/4/2017).

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai, kah angket yang diusulkan oleh KPK menjadi senjata bagi DPR untuk mengalihkan perhatian publik terkait dengan kinerja DPR yang buruk saat ini. FITRA pun menilai budgeting di DPR masih sangat buruk dan sarat budaya korupsi.

Hal ini membuat sebagian anggota DPR RI banyak berurusan dengan KPK, salah satunya yang paling menyita perhatian publik adalah proyek pengadaan e-KTP. Sekjen Fitra Yenny Sucipto menilai, tak berkaca dengan hal tersebut DPR justru menghak-angket KPK dengan alasan yang tidak relevan yakni salah satunya soal hasil audit BPK terhadap KPK.

“Perlu diketahui, laporan keuangan KPK itu WTP 10 tahun berturut-turut, tidak ditemukan kerugian negara dan rekomendasi telah dijalankan. Ini kan mengada-ngada DPR, mencari masalah,” ujar Yenny kepada wartawan, Sabtu (29/4/2017).

Selain itu, Yenny juga mempertanyakan sorotan DPR terhadap KPK berkaitan dengan biaya perjalanan dinas KPK dan penegakan kasus hukum. Menurutnya, DPR sendiri lebih banyak menghamburkan anggaran seperti study banding ke luar negeri dan mengakses dana aspirasi.

Bahkan, lanjut Yenny, laporan reses tidak transparan, belanja legislasi yang boros, namun hasilnya nihil. Selain itu, belanja keperluan internal pun sering boros, seperti pengadaan atau perencanaan pembangungan gedung mewah DPR.

Karenanya, berkaca dengan hal itu, hak angket yang diajukan kepada KPK seakan hanya berupaya untuk menutupi bobrok anggaran DPR RI. “Budaya koruptif masih terus terjadi, tetapi sok bersih. Maka dari itu hak angket ini harus dibatalkan,” kata Yenny. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *