Unik, Informatif , Inspiratif

Selalu Memakai Sarung Tangan dan Kaki Ternyata Kurang Baik bagi Bayi

0

Bayi yang baru lahir umumnya akan dipakaikan sarung tangan dan kaki dengan tujuan membuatnya tetap hangat. Selain itu, hal ini juga untuk menghindarkannya dari luka akibat kukunya yang tidak sengaja mengenai wajah.

Namun apakah itu sehat dan tidak berdampak buruk bagi bayi? Simak tulisan Nenden Liska Gifari Nazmi dari Babyologist mengenai manfaat bertelanjang kaki untuk bayi.

Liska mengaku memakaikan sarung kaki hanya selama satu minggu dan itupun hanya pada waktu tertentu saja karena bayi sudah mulai aktif ingin  mengenal dunia melalui sentuhan.

BACA JUGA: Bolehkah Ibu Menyusui Bayi Lebih dari Dua Tahun?

Bahkan menurutnya, pemakaian yang terlalu lama bisa mengganggu perkembangan sensorik dan motorik telapak tangan dan jemari bayi karena tidak bisa merasakan sensasi dari benda yang dipegangnya. Jadi, cara yang paling tepat dilakukan orangtua adalah rutin memotong kuku jarinya.

Penggunaan kaus kaki pun sebaiknya jangan terlalu sering, dan hanya digunakan pada waktu tertentu saja (misalnya saat akan bepergian atau saat cuaca sangat dingin). Selain itu, jangan menggunakan kaus kaki yang terlalu ketat.

Kalau malam hari saya lebih memilih menggunakan sleepsuit tutup kaki agar lebih hangat. Atau dapat juga menutupi bagian kakinya dengan selimut saat tidur malam agar tetap hangat.

BACA JUGA: Ternyata Tiap Tangisan Bayi Ada Artinya Lho …

Saat di rumah, biarkanlah Si Kecil untuk bertelanjang kaki karena anak yang belajar berjalan menerima informasi sensorik penting dari telapak kaki mereka. Telapak kaki memiliki titik saraf yang paling banyak dibandingkan anggota tubuh lain. Oleh sebab itu, berjalan tanpa alas kaki akan membantu mereka lebih cepat berjalan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal podiatri The Foot pada tahun 2007 menunjukkan bahwa perubahan struktural dan fungsional kaki anak dapat muncul akibat kaki yang dipaksa menyesuaikan diri dengan bentuk dan ukuran sepatu yang tak memberi kaki kesempatan untuk tumbuh dengan alami.

Dan semakin muda “usia” kakinya, semakin besar potensi kerusakan yang bisa berakhir permanen. []

SUMBER: LIPUTAN6


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.