Unik, Informatif , Inspiratif

Sempat Luput, Momen Upacara Sumpah Pemuda di Jateng Dihiasi Aksi Heroik Siswa

0

Momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Ahad (28/10/2018) tak sempat menjadi trending topic di media secara keseluruhan. Sempat luput di depan mata netizen dan warga Indonesia.

Seperti halnya pada HUT RI, tahukah Anda ada kisah heroik terjadi saat pengibaran bendera.

BACA JUGA: Soegondo Djojopuspito, Tokoh Penting Sumpah Pemuda yang Mulai Dilupakan

Sebanyak dua pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Ahad (28/10/2018) melakukan aksi heroik. Mereka memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali yang putus saat Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2018.

Aksi heroik dua pelajar SMAN 1 Purwokerto yang terekam kamera video telepon pintar itu menjadi viral di sejumlah media sosial.

Saat dikonfirmasi Kepala SMAN 1 Purwokerto, Mohammad Husain di Porwekerto mengatakan, adanya aksi heroik yang dilakukan dua siswanya ketika sedang berlangsung Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar pada Ahad (28/10/2018).

Menurut dia, aksi heroik tersebut bermula saat petugas pengibar bendera membentangkan bendera Merah Putih, talinya putus sehingga pengaitnya tertarik ke ujung tiang bendera.

Akan tetapi, sebutnya Priyatno yang memiliki berat badan 68 kilogram hanya mampu memanjat tiang bendera hingga ketinggian 5 meter dan badan siswa kelas XI IPA tersebut melorot karena tiang benderanya licin.

Sumber: eltsaqif

Kendati perjuangannya sempat terhenti cukup lama untuk menghela napas dan menyiapkan energi pada jarak 1 meter mendekati ujung tiang bendera, selanjutnya Hibatullah akhirnya berhasil memegang pengait bendera yang berada di ujung tiang.

“Sebelum Hibatullah menjangkau pengait bendera,” lanjut dia, “Para guru dan peserta upacara sempat panik karena tiupan angin saat itu makin kencang sehingga khawatir terjadi sesuatu.”

BACA JUGA: 5 Nama Dibalik Sumpah Pemuda

Lebih lanjut, Husain mengaku saat memberikan sambutan selaku pembina upacara, dia menyampaikan bahwa aksi heroik tersebut merupakan tanda keberanian pemuda untuk memperjuangkan kejayaan bangsa dan negara.

Menurut dia, aksi yang dilakukan dua siswa SMAN 1 Purwokerto tersebut menjadi bukti kecintaan pemuda kepada nusa dan bangsa. []

SUMBER: OKEZONE


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline