mantan artis hijrah
Foto: KapanLagi

Sempat Terpuruk dan Kelaparan, Ini Kisah Hijrah Bjah Eks The Fly

Satu persatu artis Tanah Air menemukan jati dirinya sebagai manusia. Setelah lelah dengan pekatnya panggung hiburan banyak dari mereka yang akhirnya memutusakan untuk berhijrah dan menjadi manusia yang lebih baik. 

Perjalanan hijrah juga dialami mantan vokalis The Fly, Bjah. Pria berdarah Minangkabau itu kini sudah tak lagi terlihat aktif di dunia hiburan. Dia lebih dan memilih untuk hijrah. Keputusan besar itu dibuat Bjah sejak akhir tahun 2016 silam.

Dikutip dari KapanLagi.com, Bjah menceritakan betapa nakalnya dia di masa lalu. Ketika masih menjadi artis, kata Bjah, hal seperti mabuk-mabukan, narkoba, semua telah pernah Ia lakukan. Namun, pria berusia 42 tahun itu akhirnya mendapatkan hidayah setelah mengalami banyak peristiwa dalam hidupnya.

“42 tahun nunggu hidayah nggak dateng-dateng. Sampe goblok nggak akan Allah kasih. Hidayah itu dijemput. Gimana caranya? Paksakan kita beribadah, baca AlQuran, puasa, nanti Allah kasih hidayah,” ujar Bjah, Kamis (9/11/17).

“Banyak teguran. Entah itu masuk penjara entah itu apa. Penjara itu udah cukup. Itu menyesal ampun-ampunan. Dulu gua mau mencoba hijrah tapi yang ada, gua kejar dunia. Bukan, bukan. Akhirnya sekarang gua sadar,” sambungnya.

Sebelum hijrah, Bjah dulu pernah dijebloskan ke dalam penjara karena kasus narkoba. Dia juga sempat sempat menjadi pengangguran, hingga kesulitan untuk sekadar cari makan.

Bjah pun bercerita mengenai salah satu bukti kebesaran Allah. Dia sempat tidak punya uang untuk membeli makanan. Namun setelah berdoa, tiba-tiba ada orang yang memberikan makanan kepadanya.

“Allah bantu, semua Allah mempermudah semua. Apapun itu yang dijabbah. Awal-awal saya hijrah, waktu itu saya belum dapet kerja. Saya belum makan dari kemaren. Terakhir makan sore. Besoknya hari Minggu, sampe masuk Ashar saya udah gemeteran (karena laper), anak sama istri saya lagi nggak di rumah, di luar kota. Abis solat saya lipat sajadah, saya mau nangis, ‘Ya Allah hambamu kelaperan‘. Terus, rumah gua ada yang ketok, ada yang kasih nasi besek. Nangis gua. Masya Allah langsung dijabbah,” kenang pria bernama asli Muhammad Hamzah itu. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *