pakaian dalam
pakaian dalam (foto: klikdokter)

Sengsara Hidup karena Pakaian Dalam, Kenapa?

pakaian dalam
pakaian dalam (foto: klikdokter)

INSPIRADATA. Meski banyak yang melarang berpakaan dalam ketat, secara kesehatan memang ada dampaknya. Tapi sebagian orang malah ada yang merasa lebih nyaman mengenakan pakaian dalam ketat.

Tahukah Anda apa risiko yang ditimbulkan jika hal tersebut terlalu sering dilakukan? Simak beberapa risiko ini bila sering memakai pakaian dalam terlalu ketat berikut ini:

Meningkatkan dan risiko infeksi

Faktanya, area yang tertutup pakaian dalam merupakan area yang rentan lembap akibat keringat. Penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat akan mengganggu sirkulasi udara di daerah sensitif tersebut.

Hal ini berpotensi menjadi sarang bagi partumbuhan jamur dan bakteri. Untuk mengurangi kelembapan, dibutuhkan sirkulasi udara yang cukup, sehingga pertumbuhan jamur dan bakteri dapat dihindari.

BACA JUGA
Pakaian Bisa Bersih Sendiri, Memangnya Ada?
Sehelai Baju Bekas

Meningkatkan pergesekan dan iritasi

Terutama pada mereka yang sudah menopause, lapisan kulit tubuh relatif menjadi lebih kering dan tipis. Begitu pula kulit di daerah lipat paha dan vagina.

Penggunaan pakaian dalam ketat dapat menyebabkan pergesekan kulit secara berlebihan, sehingga menimbulkan iritasi. Akibatnya kulit terasa gatal dan kemerahan.

Menurunkan kesuburan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sanger WG dan Friman PC membuktikan bahwa penggunaan pakaian dalam ketat dapat menurunkan produksi sperma.

Di samping itu, pakaian dalam yang terlalu ketat juga dapat menurunkan pergerakan sel- sel sperma sehingga lebih sulit membuahi sel telur. Berita baiknya, kondisi ini dapat diperbaiki dengan menggunakan pakaian dalam yang lebih longgar.

Ketika telah mengetahui efek nagatif yang ditimbulkan jika sering berpakaian dalam ketat, apakah Anda akan masih sering melakukannya? []

Sumber: klikdokter


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

dampak buruk bekerja dari rumah

Pekerja Keras Rentan Alami Burnout, Ini Ciri-cirinya

Stres pun biasanya akan datang saat sudah sangat letih bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *