Unik, Informatif , Inspiratif

Shalat Dhuha, Berapa Rakaat Sebaiknya?

0

Kita sudah mengetahui bahwa, shalat sunah Dhuha tidak memiliki ketentuan yang tegas mengenai rakaat yang harus dilaksanakan. Selain itu, tidak ada juga keterangan tentang berapa batasan maksimal jumlah rakaat shalat dhuha.

Namun demikian, berdasarkan keterangan sejumlah riwayat hadits yang ada, shalat Dhuha dapat dilakukan minimal dua rakaat hingga delapan rakaat atau dua belas rakaat.

Hal ini bisa kita perhatikan dalam riwayat-riwayat berikut ini dan seterusnya: Hadits di bawah ini mengisyaratkan bahwa shalat Dhuha bisa dilakukan sebanyak dua rakaat.

Related Posts
1

Mulia di Mata Allah SWT karena Takwa

“Dari Abu Hurairah ra. berkata:’Kekasihku (Rasulullah Saw.) berwasiat kepadaku dengan tiga perkara: puasa tiga hari pada setiap bulan (ayyam al-bidh’), dua rakaat shalat Dhuha, dan shalat witir sebelum tfidur’.” (HR Bukhari). Demikian juga dengan hadits di bawah ini. Abu Abdullah berkata, “Abu Hurairah berkata, `Nabi Muhammad Saw. berwasiat kepadaku dengan dua rakaat dhuha.” Itban bin Malik berkata, “Pada suatu pagi Rasulullah Saw. berkunjung kepadaku bersama Abu Bakar setelah siang mulai terasa panas. Maka, kami pun membuat shaf di belakang beliau (bermakmum) dan beliau shalat dua rakaat.” (HR Bukhari).

Terkadang, Rasulullah SAW melaksanakan shalat Dhuha sebanyak empat rakaat. Ini terungkap dari jawaban istri beliau, `Aisyah, atas pertanyaan Mu’adzah mengenai jumlah rakaat shalat sunah Dhuha yang dilakukan Nabi Muhammad.

Mu’adzah bertanya kepada Aisyah ra, “Berapa rakaat Rasulullah saw. shalat Dhuha?” Aisyah menjawab, “Empat rakaat dan menambah sekehendak beliau.” (HR Muslim).

Hadits yang satu ini juga mengindikasikan bahwa Rasulullah suka melaksanakan shalat Dhuha lebih dari empat rakaat, sekalipun di sini tidak begitu jelas disebutkan berapa pastinya tambahan rakaat shalat Dhuha Nabi ketika beliau melakukan shalat tersebut lebih dari empat rakaat. []


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline