Foto: Private Island Party

Shuster-Spigel, Pencipta Superman yang Hidup dan Mati Miskin

Anda tentu tahu Superman. Ya si Manusia Baja yang sangat terkenal itu. Tapi ketika ditanya siapa pembuat tokoh Superman, mungkin hanya ada 1 dari 10 orang yang mengenalnya. Penciptanya adalah Joe Shuster dan Jerry Spigel.

Sekitar tahun 1920-an, Amerika mengalami krisis ekonomi seperti saat ini. Bahkan pada waktu itu sempat dijuluki sebagai era “The Great Depression”. Dua orang sahabat, Joe Shuster dan Jerry Spigel memiliki kemampuan yang baik di bidangnya masing masing. Satu ahli melukis dan lainnya mempunyai imajinasi yang tinggi ketika bercerita. Mereka berdua bekerja sama dan lahirlah Superman.

Ketika mereka menawarkan komik ini ke penerbit-penerbit di seluruh Amerika, tak ada satupun yang menerima naskah komik ini. Tak putus asa, dicoba kembali menawarkan buah tangan mereka itu. Hingga dua tahun berselang, barulah sebuah penerbit bersedia menerbitkan karya mereka. Itupun dibayar dengan harga yang murah, 300 dolar saja.

superman

“Saya hanya kasihan, komik kalian ini tak bermutu!” ujar si penerbit.

Dimulailah pencetakan komik Superman, dan dijualah di seluruh Amerika. Sambutannya di luar dugaan. Tanpa disangka dan tak dinyana, Superman menjadi buruan masyarakat Amerika.

Hasil penjualan mencapai jutaan dolar, dan Superman menjelma menjadi komik yang begitu superior. Spigel dan Suster hanya menerima 300 dolar, tanpa royalti sedikitpun, cuma karena satu hal “killer statement” yang membunuh dari si penerbit: “komik kalian tidak bermutu!”

Spigel dan Suster mati miskin tanpa menikmati hasil karyanya. []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *