Unik, Informatif , Inspiratif

Si Doel Anak Sekolahan, dari Tahun 90-an Masih Digemari Sampe Kini

0

Haji Rano Karno, dalam bukunya “Rano Karno, Si Doel” yang diterbitkan oleh Gramedia, mengatakan bahwa awalnya sinetron Si Doel Anak Sekolahan (SDAS)ditawarkan kepada pihak RCTI untuk 6 episode saja. Tapi ketika tayang pertama, RCTI langsung menyodorkan kontrakn untuk 6 musim sekaligus.

SDAS adalah sinetron Indonesia yang pertama kali ditayangkan oleh stasiun TV RCTI pada tahun 1994. Disutradarai dan dibintangi oleh Rano Karno sebagai Doel, sinetron ini berkisah mengenai kehidupan Doel dan keluarganya, keluarga Betawi yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional meskipun hidup di tengah-tengah arus perkotaan dan modernisasi.

Selain Rano Karno sebagai pemeran utama, sinetron ini juga dibintangi oleh Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Aminah Cendrakasih, dan Mandra.

Terdiri dari 162 episode dan 7 musim, ceritanya adalah versi modern dari novel Si Doel Anak Betawi karya Aman Datuk Majoindo dan film berjudul sama yang disutradarai Sjumandjaja pada tahun 1972.

Dalam versi film, Rano Karno juga berperan sebagai si Doel dan Benyamin S memainkan Sabeni yang diproduksi oleh Karnos Film. Sejauh ini, SDAS berhasil menjadi sinetron Indonesia terlama yang ditayangkan di televisi, dengan 7 musim dan 162 episode (hingga musim 7).

SDAS ketika pertama ditayangkan melejit menjadi salah satu acara paling terkenal dan mengalahkan popularitas produksi-produksi asing yang saat itu mendominasi televisi Indonesia.

Pada tahun 2000, sinetron ini dipindahkan dari RCTI ke Indosiar hingga tamat tahun 2004 dilanjutkan dengan Si Doel Anak Gedongan Pada tahun 2005.

Sejak tahun 2006, sinetron ini ditayangkan ulang mulai episode awal di RCTI dari season 1-4, kemudian lompat ke season 6-7. Rano Karno, melalui akun instagramnya, mengatakan hal tersebut dikarenakan penayangan season 5 masih terganjal hak cipta oleh pihak Indosiar, sementara pihak Karnos Film sendiri tidak memiliki rekaman asli dari musim ke-5 karena rekaman tersebut sudah rusak.

Sampai sekarang, sinetron ini masih sangat digemari. Episode-episodenya masih banyak dicari oleh netizen melalui YouTube. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.