Unik, Informatif , Inspiratif

Siapa Sangka, 4 Kuliner Khas Indonesia Ini Berasal dari Luar Negeri

0

Indonesia dikenal memiliki beragam jajanan kuliner yang khas dan unik. Keunikan itu dapat dilihat dari kekhasan jajanan kuliner yang biasanya mewakili daerah asalnya masing-masing. 

Sebut saja empal gentong yang merupakan kuliner khas Cirebon, Jawa Barat. Sate maranggi kuliner khas Purwakarta. Gudeg khas Yogyakarta. Asinan betawi khas Jakarta dan lain sebagainya.

 

Namun, siapa sangka di antara kuliner-kuliner Indonesia tersebut ternyata ada yang berasal dari luar negeri.

Berikut empat kuliner terkenal di Indonesia yang berasal dari luar negeri sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

 

1. Sate

Hampir setiap daerah di Indonesia menyajikan makanan yang satu ini dengan caranya penyajiannya masing-masing.

Namun, tak banyak yang tahu kalau sate berasal dari luar Indonesia.

Sate disebut-sebut berasal dari bahasa Tamil yang dibawa oleh pedagang Gujarat ke Indonesia pada awal abad 19.

Barangkali ini juga yang menjadi alasan mengapa sate identik berbahan dasar daging kambing atau domba yang biasanya disukai warga keturunan Arab.

Olahan menu makanan sate di Indnesia menghasilkan beraneka ragam variasi. Mulai dari sate kambing, sate sapi, sate domba, hingga sate ayam.

2. Soto

Soto juga konon berasal dari Tiongkok yang sebelumnya bernama Caudo.

Pertama kali populer di Semarang, lambat laun nama Caudo berubah menjadi soto.

Rasa yang dihadirkan tiap daerah berbeda-beda karena disesuaikan dengan lidah lokal.

3. Nasi goreng

Ide pembuatan nasi goreng berasal dari masyarakat Tionghoa yang tidak suka makanan dingin.

Mereka mencoba memasak kembali nasi yang sudah dingin dengan menambahkan beberapa bumbu untuk memperkaya cita rasa.

Ternyata rasa nasi yang dihasilkan sangat disukai.

4. Bakso

 

Bakso sebenarnya berasal dari Tiongkok, tepatnya di Fuzhou, akhir Dinasti Ming.

Saat itu, ada seorang pria bernama Meng Bo yang dikenal sangat penurut.

Dia sangat menyayangi ibunya.

Suatu hari sang ibu sakit keras dan tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan keras.

Namun, karena sang ibu menyukai daging, Meng Bo berusaha membuat makanan yang berasal dari daging, tetapi lebih lembut.

Saat berpikir keras itu, dia tanpa sengaja melihat tetangganya sedang menumbuk ketan untuk membuat mochi.

Setelah diberikan pada sang ibu, ternyata rasanya sangat lezat.

Sejak saat itu makanan Meng Bo terkenal sampai ke penjuru kota dan menyebar di dunia melalui perdagangan Tiongkok. []


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline