Unik, Informatif , Inspiratif

Siapa Sangka, 5 Penemuan Muslim Ini Mengubah Dunia (1)

0

Sudah tidak asing lagi rasanya mendengar penemuan hasil ilmuwan barat. Tapi siapa sangka ternyata ada 5 temuan hasil para ilmuwan Muslim juga lho yang berhasil mengubah dunia.

1. Kopi

Berdasrkan catatan sejarah, di tahun 1400-an kopi menjadi minuman yang sangat populer di kalangan umat Islam di Yaman, di Semenanjung Arab selatan.

Sebuah legenda mengatakan bahwa seorang gembala (beberapa mengatakan di Yaman, beberapa mengatakan di Ethiopia) memperhatikan bahwa kambingnya menjadi sangat energik dan gelisah ketika mereka makan biji dari pohon tertentu.

BACA JUGA: Peminum Kopi Hitam Lebih Psikopat

Gembala itu kemudian memberanikan diri untuk mencoba sendiri, kemudian mereka melihat bahwa minuman itu memberinya dorongan energi. Seiring waktu, tradisi memanggang kacang dan membenamkan mereka di dalam air untuk membuat minuman asam dikembangkan, dan dengan demikian, lahirlah kopi.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah gembala tersebut terjadi, kopi berasal dari dataran tinggi Yaman yang menyebar ke seluruh Kekaisaran Ottoman, kerajaan Muslim terkemuka abad ke-15.

Kedai kopi yang mengkhususkan diri dalam minuman, baru mulai bermunculan di seluruh kota-kota besar dunia Muslim: Cairo, Istanbul, Damaskus, Baghdad. Dari dunia Muslim, kopi kemudian menyebar ke Eropa melalui pedagang di kota besar seperti Venesia.

Meskipun pada awalnya otoritas katolik mengecam sebagai “minuman Muslim”, kopi kemudian menjadi bagian dari budaya Eropa. Kedai-kedai kopi dari tahun 1600-an menjadi tempat di mana para filsuf bertemu dan membahas isu-isu seperti hak-hak manusia, peran pemerintah, dan demokrasi.

Diskusi sambil meminum kopi melahirkan apa yang menjadi pencerahan, salah satu gerakan intelektual yang paling kuat dari dunia modern.

Dari Yaman/gembala Ethiopia, kemudian membentuk pemikiran politik Eropa untuk lebih dari 1 milyar cangkir konsumsi kopi per hari, inovasi Muslim ini adalah salah satu penemuan paling penting dari sejarah manusia.

2. Aljabar

Aljabar merupakan salah satu kontribusi paling penting dari masa ‘Golden Age’ Islam ke dunia modern. Aljabar ini dikembangkan oleh ilmuwan besar dan matematikawan, Muhammad bin Musa al-Khawarizmi, yang tinggal 780-850 di Persia dan Irak.

BACA JUGA: Al-Khawarizmi, Penemu Aljabar, Diakui oleh Barat

Aspek unik dari alasannya untuk mengembangkan aljabar adalah keinginan untuk membuat perhitungan yang diamanatkan oleh hukum Islam agar lebih mudah untuk menyelesaikan persoalan di dunia tanpa kalkulator dan komputer.

Buku al-Khawarizimi ini diterjemahkan ke dalam bahasa Latin di Eropa pada 1000-an dan 1100-an, di mana ia dikenal sebagai Algoritmi (kata algoritma berdasarkan nama dan karya matematika). []

SUMBER: LOST ISLAMIC STORY


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline