Unik, Informatif , Inspiratif

Silaturahmi, Jangan Sampai Putus…

0

Semakin bertambah canggihnya alat komunikasi dan transportasi saat ini, tentu akan lebih mempermudah kita untuk menjalin dan mempererat silaturahmi dengan kerabat dekat kita. Tidak butuh tenaga ekstra, tidak perlu memakan banyak waktu untuk sekedar berkunjung kerumah sanak seperti dahulu.

Namun kenyataan yang terjadi saat ini malah sebaliknya, orang yang hidup di zaman  dahulu lebih indah menjalin silaturahmi serta lebih erat persaudaraannya.

Bahkan mereka bisa mengetahui silsilah atau garis keturunan mereka sampai tiga atau empat generasi diatasnya.

Hal ini tentunya menjadi sebuah pertanyaan besar bagi kita yang hidup di zaman yang serba mudah ini, mengapa kita bisa kalah dalam hal menjalin hubungan kekerabatan dengan orang yang hidup di zaman yang serba dengan tenaga dan waktu? Apakah kita bisa mengingat garis keturunan ayah dan ibu kita satu generasi saja di atas kita? Mampukah kita mengenalkan silsilah keluarga ini kepada anak-anak kita? Padahal tentang ini Rasulullah Saw telah menjelaskan manfaat dari menyambung silaturahmi dalam sebuah hadis yang berbunyi :

“Dari Abu Hurairah R.a, Nabi Saw bersabda :Pelajarilah nasab kamu sehingga kamu dapat menjaga silaturahmi, karena silaturahmi akan dicintai oleh keluarga, menambah banyak harta dan memanjangkan umur”, (HR. Tirmidzi).

Rasulullah Saw memberi peringatan keras bagi orang yang memutuskan silaturahmi, sebagaimana sabdanya dalam sebuah hadis :

“Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan persaudaraan”  (HR.Bukhari dan  Muslim).

Hadis ini seakan menampar wajah kita yang enggan menyambung silaturahmi, apalagi sampai mencoba memutuskan jalinan kekerabatan.

Oleh karena itu hendaklah kita memelihara hubungan kekeluargaan kita,jangan, sampai kita lupa akan nasab kita, Orang Tua, saudara-saudara dan kerabat-kerabat kita. Setelah itu, baru peliharalah hubungan kasih sayang dengan orang-orang mukmin sebagaimana dengan saudara sendiri.

Semoga pembaca dapat menyadari akan pentingnya membiasakan bersilaturahmi, khusunya kepada saudara senasab atau kerabat terdekat, agar kekerabatan tetap terjalin sampai nanti di surga. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.