Unik, Informatif , Inspiratif

Sistem Darah dan Bekam, Apa Hubungannya?

0

 

, Sistem Darah dan Bekam, Apa Hubungannya?Bila kita pahami, tubuh manusia terdiri dari beberapa organ yang mempunyai fungsinya masing masing, seperti ginjal, pankreas, jantung, paru paru dan sistem peredaran darah. Di sini, saya akan sedikit membahas tentang sistem peredaran darah atau sistem darah.

Secara harfiah, darah terbagi menjadi dua bagian, yaitu sel darah merah dan sel darah putih. Masing-masing memiliki fungsi dan tugas tersendiri. Dalam kaidah ilmu kesehatan Cina, khususnya bagi para tabib Cina, darah dianggap sebagai “obat mujarab kehidupan”. Di Barat, darah terutama dianggap tersusun atas sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma.

Fungsi utama sel-sel darah merah adalah sebagai pembawa makanan (termasuk oksigen dan chi) ke organ-organ dan jaringan-jaringan melalui pembuluh darah nadi. Sisa-sisa makanan juga diangkut oleh darah dari jaringan-jaringan ke organ pembuangan. Darah akhirnya kembali ke jantung melalui pembuluh-pembuluh nadi.

Darah bertugas sebagai penyalur atau pengangkut produk-produk penting yang dihasilkan oleh berbagai organ tubuh ke organ-organ lain yang membutuhkannya agar dapat berfungsi secara normal dan tetap bisa hidup.

Setiap sel darah memiliki sifat-sifat yang mirip dengan baterai kecil yang dapat menyimpan muatan-muatan listrik dan membawanya ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, darah juga dapat membantu menyamakan tingkat chi di seluruh tubuh, menyediakan interaksi yang harmonis antara satu komponen tubuh berbeda yang disediakan oleh darah.

Ada sejumlah hal yang penting diperhatikan di sini.

Pertama, sel-sel darah pembawa makanan ke seluruh tubuh. Gangguan apapun pada kelancaran aliran darah akan menyebabkan gagalnya sel-sel darah lain menerima oksigen, gizi dan energi. Sel-sel darah yang baru dan segar diproduksi secara terus-menerus dalam sumsum tulang belakang untuk mengganti sel-sel lama yang sudah aus.

Ketika sumsung tulang belakang usia lanjut, sel-sel yang diproduksi memiliki kualitas yang rendah.

Kedua, untuk menjaga agar sel-sel darah terus-menerus memasok makanan yang cukup dan membuang sisa-sisa makanan dari dalam tubuh, sistem sirkulator harus tetap sehat. Dalam bahasa sederhananya, jangan sampai terjadi penumpukan racun dalam tubuh. Jika itu terjadi, maka akan mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Cara terbaik yang harus dilakukan adalah dengan mengamalkan terapi sunnah bekam sesuai aturan.

Kenapa bekam? Kita akan cari tahu di bahasan selanjutnya, insyaAllah. []

Sumber: Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan Cina/Lukman Hakim Setiawan/Penerbit: /2014


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.