film G30S/PKI, 5.000 senjata api ilegal
Foto: detikcom

Soal 5000 Senjata Ilegal, Panglima Gatot: Itu Kata-kata Saya. Tapi Saya Tidak Pernah ‘Press Release’

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, pihaknya tak pernah memberikan penjelasan terkait adanya institusi selain TNI yang berencana mendatangkan 5.000 senjata api ilegal ke Indonesia.

“Saya tidak pernah press release (pernyataan pers soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu (senjata ilegal),” ujar Panglima TNI setelah menutup Kejurnas Karate Piala Panglima TNI Tahun 2017, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Ahad (24/9/2017) malam, seperti dilansir oleh Republika.

Akan tetapi, Gatot mengakui bahwa pernyataan soal itu yang beredar dalam video dan rekaman di dunia maya adalah memang miliknya.

“Seribu persen itu benar kata-kata saya. Tapi saya tidak pernah ‘press release’ (mengeluarkan pernyataan pers), sehingga saya tidak perlu menanggapi hal itu,” tegas panglima.

Namun, Panglima TNI kembali enggan menanggapi soal kebenaran informasi terkait adanya institusi di luar TNI yang berniat mendatangkan 5.000 senjata api ilegal ke Indonesia. Menanggapi respon Menko Polhukam Wiranto bahwa ada masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri, Gatot mengatakan, hal itu bisa ditanyakan secara langsung kepada Wiranto.

Ia kembali mengakui bahwa rekaman yang beredar itu benar-benar omongannya. Namun dirinya tidak punya kompetensi untuk menanggapi hal itu lantaran dirinya tidak pernah melakukan ‘press release’.

“Itu benar omongan saya, 1000 persen, tapi tentang kebenaran isi konten rekaman itu saya tak mau berkomentar,” katanya.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dalam rekaman yang beredar, menngatakan adanya institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Jokowi.

Jenderal Gatot menyampaikan pernyataan itu dalam silaturahim TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/9/2017). Dalam acara tersebut turut hadir Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn), Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, beserta sejumlah petinggi TNI lainnya. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *