Unik, Informatif , Inspiratif

Sombong atas Ilmu, Harta, dan Kekuasaan

0

Ilmu, harta, dan kekuasaan merupakan anugerah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Ketiganya adalah milik-Nya yang kemudian dititipkan kepada  kita. Apabila semuanya itu hanyalah titipan, mengapa ada orang yang menyombongkan ilmu, harta, dan kekuasaan

Hakikatnya, haram hukumnya menyombongkan ilmu, harta dan kekuasaan, betapapun hebatnya.

Karena itu, Nabi shalallahu alaihi wa sallam menyatakan, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebutir biji sawi kesombongan.”

BACA JUGA: Selalu Ada Kekuasaan Allah dalam Setiap Bencana

Pada dasarnya ilmu, harta, dan kekuasaan bukan untuk disombongkan

Orang yang diberi ilmu, menyombongkan ilmunya, maka orang itu sakit.

Orang yang diberikan harta, menyombongkan hartanya, maka dia juga sakit.

Orang yang diberi kekuasaan, menyombongkan kekuasaannya, maka dia pun sakit

Karena sombong adalah penyakit hati, maka obatnya adalah takwa.

Dengan takwa, orang mempunyai rasa takut kepada Allah.

Dengan takwa, orang itu akan tawadhu’.

Begitulah takwa yang menghujam di dalam dada, sanggup menghancurkan kesombongan yang bersemayam di dalam dada-dada kita.

Ketika Umar bin Abdul Aziz menerima tetamu dari daerah, ada seorang pemuda yang ucapannya menyengat hatinya.

Saat sang Khalifah memandang sebelah mata. Katanya, “Andai Anda dipilih karena usia, maka masih banyak yang lebih tua dari Anda. Andai Anda dipilih karena ilmu, masih banyak yang lebih berilmu dari Anda. Ingat, Anda dipilih karena ketakwaan Anda.”

Sang Khalifah agung itu pun diam, tertegun, karena salah memandang seorang bocah belia.

Begitulah Islam mengajarkan kepada kita kemuliaan yang luar biasa.

Ilmu, harta, dan kekuasaan adalah titipan. Tidak dibawa mati.

BACA JUGA: Mengapa Manusia Selalu Bersikap Sombong?

Karena itu, semestinya bagaimana semua itu bisa menolong kita di kubur hingga ke akhirat. []

Sumber: Media Umar/Youtube


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.