Unik, Informatif , Inspiratif

Sosiolog: Syukuran Warga Cianjur karena Bupati Ditangkap Wajar

0

Sosiolog Universitas Indonesia Imam Budidarmawan Prasodjo menilai, syukuran warga Cianjur setelah bupatinya, Irvan Rivano Muchtar tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), merupakan hal yang wajar.

Namun, dia mengingatkan warga tidak merayakannya secara berlebihan agar tidak berujung tindakan provokatif.

BACA JUGA: Peringati Hari Kartini, Polwan Cianjur Berpuisi Sambil Berkebaya

“Saya terkesan apa yang terjadi di sana bukan rekayasa yang diorganisir. Betul-betul luapan spontan dari warga. Apalagi ada angkot yang menggaratiskan. Itu luapan ekspresi karena mungkin ada rasa kekesalan yang terpendam lama ibarat bendungan jebol, yang meluap,” ujarnya kepada Republika.co.id, Sabtu (15/12/2018).

Imam melihat ada aspirasi yang tersumbat di kalangan masyarakat Cianjur sehingga sampai menampilkan rasa syukurnya di tempat publik ketika bupatinya tertangkap KPK. Menurutnya, luapan ekspresi di Cianjur itu juga menunjukkan ada ketidakpuasan warga terhadap jalannya roda pemerintahan.

Terlebih, lanjut Imam, yang dikorupsi adalah dana pendidikan yang menjadi sektor vital bagi masyarakat. Sektor pendidikan ini tergolong sakral karena menyangkut masa depan anak-anak bangsa Indonesia. Warga tentu amat terpukul ketika sektor-sektor seperti pendidikan, keagamaan, dan kesehatan, menjadi bancakan pejabat daerahnya.

“Bisa saja ada ketersumbatan politik yang cukup lama, ada ketidakpuasan atas praktik yang menimbulkan kegelisahan warga dan sekarang menjadi jebol. Jadi ya sudah, luapkan saja, tidak mungkin tidak, dan ini wajar,” katanya.

Namun, Imam juga sepakat luapan kekesalan tersebut tidak perlu berlanjut jauh karena jika itu terjadi akan berujung pada tindakan yang bisa memprovokasi massa. Dampaknya bila itu diteruskan bisa berdampak negatif dan dalam situasi ini bisa mengundang pihak yang ingin menunggangi demi kepentingannya semata.

“Karena bisa saja nanti ada yang menunggangi. Apalagi sekarang adalah tahun politik. Jadi lebih baik luapkan saja dengan terkontrol dan terkendali, dan lebih ditujukan untuk mendorong perbaikan sistemik. Jadi bukan emosi yang diumbar,” jelasnya.

BACA JUGA: Viral! Beredar Foto Wanita Bertangan 3 di Cianjur, Benarkah?

Pada Jumat (14/12/2018) kemarin siang, kawasan Alun-Alun Kabupaten Cianjur dipadati ribuan warga. Warga berdatangan ke alun-alun untuk meluapkan kegembiraan setelah Irvan Rivano tertangkap tangan KPK beberapa hari lalu.

Anggota Forum Gerakan Masyarakat Peduli Korupsi Asep Toha mengatakan, aksi warga Cianjur dalam menyikapi OTT KPK terhadap bupati sangat wajar. “Ini adalah ekspresi atas ketidakpuasan mereka terhadap kinerja bupati selama ini,” imbuh dia. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.