Foto: Politic365

Steve Hightower, Bos Minyak yang Berangkat dari Tukang Sapu

Foto: Politic365

INSPIRADATA. Tak pernah terlintas dalam pikiran Steve Hightower bahwa nasib hidupnya bisa berubah seratus delapan puluh derajat. Lahir dari keluarga serba pas-pasan, Steve harus rela banting tulang sejak muda, demi bisa mencukupi hidup dan membantu kebutuhan keluarga.

Hampir semua pekerjaan telah dilakoninya. Ia bahkan menghabiskan waktu awal kariernya bekerja sebagai petugas kebersihan di kampung halamannya, Ohio, Amerika Serikat.

Hal tersebut ia lakukan demi bisa mencukupi kebutuhan hidup dan membayar biaya kuliah.

“Awalnya saya bekerja sebagai tukang sapu. Saya membersihkan lantai, mengepel kamar mandi dan melakukan semua hal yang kebanyakan orang tidak pernah mau lakukan,” ungkap Steve, lansir CNBC, Kamis (02/02/2017).

Namun tekad kuatnya untuk memiliki penghidupan yang lebih layak, mendorongnya untuk berusaha lebih keras. “Saya selalu ingin lebih baik,” ucap Steve saat menuturkan kisah hidupnya.

Selepas lulus kuliah di tahun 1978, Steve pun mengambil keputusan yang tidak banyak dipilih oleh teman-teman sebayanya. Dengan segala keterbatasan yang ia miliki, ia nekat untuk memulai perusahaan konstruksi berskala kecil.

Bukan tanpa risiko memang, perjalanan bisnisnya pun dihujani berbagai tantangan. Demi bisa maju dan meningkatkan volume bisnis, Steve kesulitan untuk mendapat akses meminjam dana dari Bank.

Disitulah ia mengenal program penjualan gas di Ohio. Tanpa ragu, ia mengambil kesempatan dan beralih menjual gas di kampung halamannya.

Niatnya untuk memupuk modal usaha justru berbuah manis. Tanpa disangka, perusahaan gasnya mampu tumbuh sebagai salah satu penyalur minyak dan gas terbesar di Amerika Serikat.

Diberinya nama Hightower Petroleum, kini perusahaan tersebut menjadi rumah dari 85 karyawan. Di bawah kepemimpinannya, Hightower Petroleum juga mampu menjual 140 juta galon minyak per tahun ke berbagai penjuru Amerika Serikat.

Beberapa perusahaan multinasional pun menjadi klien dari Hightower Petroleum. Sejak didirikan di tahun 1981, perusahaan ini telah menjadi penyalur minyak dan gas ke General Motors, Fed ex dan perusahaan terkenal lainnya.

Ketika ditanya apa kunci kesuksesannya, Steve mengatakan bahwa pola pikir menjadi modal dasar dirinya untuk bisa mendapat semangat yang besar.

“Jika Anda pikir bahwa diri Anda tidak bisa sukses, maka jangan harap kesuksesan itu datang pada Anda,” ungkapnya.


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *