Ilustrasi Foto: Konsultasi Psikologi indonesia

Studi: Bekerja Sebelum Jam 10 Pagi Bisa Rusak Ritme Sirkandian Tubuh

Ilustrasi Foto: Konsultasi Psikologi indonesia

INSPIRADATA. Hasil penelitian terbaru yang dilakukan peneliti terkemuka Oxford University Paul Kelley menyebutkan aktivitas kerja yang dilakukan sebelum jam 10 pagi merupakan sesuatu yang tak lazim. Paul Kelley, menyebutnya sebagai bentuk penyiksaan modern.

Kelley menyebutkan, mulai bekerja sebelum pukul 10 pagi berpotensi mengganggu ritme sirkadian tubuh, sehingga akan berdampak pada kesehatan tubuh.

Ia menjelaskan, tubuh memiliki jam biologis alami yang dikenal sebagai ritme sirkadian guna mengatur aktivitas otak, tingkat energi, produksi hormon, dan persepsi waktu.

Bekerja sebelum pukul 10 pagi disebut Kelley menggeser siklus genetik itu sekira dua atau tiga jam.

Berbicara di Festival Sains Inggris, Kelley membeberkan sejarah delapan jam kerja yang diperkenalkan pada awal abad 20.

Tuntutan kerja itu dirancang untuk maksimalisasi 24 jam produktivitas pabrik tanpa memperhitungkan jam tubuh alami manusia.

“Kita memiliki masyarakat yang kurang tidur dan ini adalah masalah internasional. Semua orang menderita padahal mereka tidak perlu mengalaminya,” ujarnya dilansir laman¬†Livetheorganicdream.

Perusahaan yang menetapkan karyawan untuk mulai bekerja sebelum pukul 10 pagi disebut Kelley berkontribusi terhadap stres emosional dan fisik yang kemungkinan melanda.

Pola kerja yang tidak sehat juga berpotensi memunculkan risiko kesehatan jangka panjang yang merugikan.

Kelley menganjurkan perbaikan jam kerja agar pekerja tidak serupa zombie yang bekerja pada jam mereka seharusnya tidur atau melakukan hal lain.

Ia menyebut, orang-orang yang pola kerjanya lebib sehat akan semaki fokus, produktif dan bahagia. []


Artikel Terkait :

About Eki Baehaki

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *