Ahli Gizi Teh Manis Tidak Cocok untuk Berbuka Puasa. Kenapa ya
Ahli Gizi Teh Manis Tidak Cocok untuk Berbuka Puasa. Kenapa ya

Studi: Konsumsi Teh Bisa Turunkan Berat Badan

Diet dengan cara instan jelas tidak menyehatkan. Utamakanlah kesehatan dan kondisi tubuh agar terhindar dari berbagai jenis gangguan kesehatan yang membahayakan.

Dilansir dari familyshare.com, berdasarkan sebuah penelitian menarik dari The American Journal of Clinical Nutrition, dari sekian banyak cara diet, terdapat satu tips yang dapat Anda coba agar bisa langsing dengan cepat. Menurut penelitian tersebut peminum teh bisa lebih langsing. Para peneliti Belanda memeriksa kajian dan meta analisis tentang bagaimana teh hijau, white tea, dan teh oolong mempengaruhi berat badan. Mereka pun menemukan bahwa kandungan alami seperti katekin dan kafein bisa membantu meningkatkan pengeluaran energi dan kalori yang dibakar tanpa melakukan aktivitas khusus.

Teh juga diyakini memiliki kandungan yang bisa meningkatkan oksidasi lemak (pemecahan lemak) di dalam tubuh. Tapi minum teh saja tentu tidak cukup. Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam usaha menurunkan berat badan, perlu diimbangi pula dengan menjaga pola makan sehat dan olahraga rutin.

Menjaga pola makan bisa dibilang lebih penting dari olahraga dalam usaha menurunkan berat badan. Percuma kalau olahraga rutin setiap harinya, tapi makanan yang dikonsumsi tidak sehat dan banyak mengandung bahan pengawet dan kandungan tak sehat, maka sulit untuk bisa diet menurunkan berat badan.

Bila dikonsumsi dengan benar dan cukup, teh bisa memberi dampak positif untuk kesehatan tubuh. Namun jangan lupa juga imbangi dengan minum air putih yang cukup setiap harinya. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *