Politikus, Studi: Politikus Bersuara Berat Lebih Sukses
Unik, Informatif , Inspiratif

Studi: Politikus Bersuara Berat Lebih Sukses

0

Sejumlah studi menyatakan, kandidat politikus pria yang bersuara berat dan dalam lebih berpeluang untuk sukses mendapatkan banyak suara dibandingkan yang bersuara tinggi melengking.

BACA JUGA: Jokowi Sindir Politikus yang Suka Ngompori di Tahun Politik

Seperti dilansir Psychology Today, sekelompok studi yang dilakukan baik di laboratorium maupun pada data pemilu di dunia nyata, menunjukkan bahwa orang lebih cenderung memilih kandidat politikus pria yang memiliki suara berat dan dalam. Mengapa demikian?

Secara psikologis, orang cenderung menilai kualitas seorang pemimpin dari nada suaranya. Suara yang dalam menyiratkan kekuatan, dominasi, dan maskulinitas. Pria dengan suara dalam memiliki testosteron lebih tinggi dan testosteron tinggi sering dikaitkan dengan ketegasan serta kejantanan yang lebih besar.

Jadi ketika Anda mendengar seorang kandidat politikus yang bersuara berat dan dalam, Anda langsung berasumsi bahwa mereka berkualitas.

Kualitas yang berat dan dalam, seperti suaranya. Itulah mengapa, secara berkali-kali, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kandidat politikus pria dengan suara yang dalam dinilai lebih kompeten dan menerima lebih banyak dukungan.

Lalu, bagaimana dengan kandidat politikus wanita?

Secara alami, wanita memiliki suara yang nadanya lebih tinggi atau “melengking” daripada pria. Jika suara bernada rendah adalah tanda maskulinitas, suara bernada tinggi dinilai sebagai hal yang feminin.

BACA JUGA: Jokowi Sindir Politikus yang Suka Ngompori di Tahun Politik

Sama halnya dengan pria, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa memiliki suara yang mendalam juga penting dimiliki kandidat politikus wanita. Tak heran jika Margaret Thatcher dan suara dalamnya tembus sebagai Perdana Menteri Inggris. []

SUMBER: KLIKDOKTER


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.