Unik, Informatif , Inspiratif

Suka Kunyah Es Batu? Mungkin Anda Menderita Hal Ini

0

Senang mengunyah es batu, dunia kesehatan menyebutnya sebagai gangguan pagophagia. Orang yang mengunyah es batu, bisa jadi merupakan sebuah indikasi anemia, atau kekurangan zat besi.

Anahad OConnor, kolumnis harian The New York Times, belum lama ini menulis sebuah artikel yang mengaitkan kebiasaan mengunyah es batu dengan anemia.

Para peneliti sebenarnya tidak benar-benar memahami kaitannya, tetapi beberapa di antara mereka mencurigai bahwa konsumsi es yang kompulsif/sering dilakukan karena dampak kecemasan – pagophagia – disebut dapat meringankan peradangan di mulut yang disebabkan oleh kurangnya kadar zat besi dalam tubuh, tulis Anahad.

BACA JUGA: Jangan “Ngenes” Jadi Jomblo! Ini Dampak Positifnya

Dari pengalaman para dokter, pasien yang mengaku mengidap kebiasaan ini ternyata memang menunjukkan rendahnya kadar hemoglobin, setelah dilakukan tes darah. Kondisi inilah yang disebut dengan pagophagia tersebut, yang mengindikasikan kurangnya kadar zat besi dalam darah.

Ternyata, cukup banyak pembaca kolomnya yang memiliki pengalaman semacam itu. Seorang perempuan bernama Nancy mengomentari artikel Anahad tersebut.

“Itu memang suatu dorongan buat saya”, tulis Nancy.

Related Posts

Saya mengunyah es sampai tiga gigi saya rusak, dan harus membuang uang untuk memperbaikinya.

Saya lalu didiagnosa dengan anemia yang parah, mulai mengonsumsi zat besi, dan harus menjalani prosedur ablasi. Sejak saat itu saya tidak pernah ingin sepotong es sama sekali.

Karena hal tersebut, Es bisa mengikis enamel gigi, begitu menurut Dr Igal Elyassi seperti dilansir dari sumber Health, kata ahli kosmetika gigi dan pemilik Wilshire Smile Studio Dental Group di Los Angeles.

BACA JUGA: 5 Kunci Kesuksesan yang Jarang Dilakukan

Menurut Elyassi, kerusakan itu akibat aktivitas gigi dalam upaya memecahkan substansi yang keras dalam waktu lama.

Hal ini memberi pengaruh yang sama dengan kebiasaan orang menggeratakkan gigi saat tidur. Akibatnya, gigi yang terkena bisa menjadi lebih pendek. Atau, bahkan ketika Anda mengunyah es dalam jumlah banyak, bisa-bisa seluruh gigi Anda bisa rontok.

Ia menyarankan untuk mengganti es batu dengan minuman yang dingin. Sementara itu, gigi yang rusak bisa diatasi dengan pemakaian pelapis atau jaket gigi. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline