Pengungsi Gunung Agung
Foto: Facebook

Sumbang Rp 20 Ribu Untuk Pengungsi Gunung Agung, Kisah Nenek Ini Viral di Sosmed

Pengungsi Gunung Agung di Karangasem Bali terus menerima bantuan, baik itu dari pemerintah, swasta, juga datang dari warga.

Seperti di Posko dadakan Bebotoh Peduli yang berada di Jalan Pulau Saelus Denpasar. Posko ini memang bukan bagian dari tempat lokasi yang ditentukan BPBD, sebagai penampungan para pengungsi.

Walau demikian, tingkat kepedulian di sana sangat tinggi. Warga di Pulau Dewata ini rela rumahnya dipakai untuk menampung para pengungsi dari karangasem.

Dilansir dari Merdeka.com, Gus Andika, salah satu penjaga posko, siang tadi dibuat kagum oleh seorang nenek renta yang enggan menyebut namanya. Nenek ini datang untuk menyumbang sebesar Rp 20 ribu.

Penjaga posko itu kemudian membagikan pengalamannya di akun Facebook miliknya. Unggahannya itu kini telah dilihat dan dibagikan ribuan orang.

Dalam akunnya, Senin (25/9/2017) pukul 18.01 WITA. Ia menuliskan begini:

Hari ini saya benar-benar disuguhkan dengan kejadian yang membuat hati pilu.

Posko kami (Bebotoh Peduli) yang berada di Jalan Pulau Saelus telah didatangi seorang nenek yang sudah tua sembari bertanya kepada saya.

Nenek: Gus napi manten dados sumbangan? (Apa saja yang bisa disumbangkan).

Saya: Nggih dados sembako utawi jinah nike. (Silakan sembako boleh atau uang).

Nenek: Tiang medue jinah duang dase tali niki sareng ngerastiti mangde jagad Bali rahayu nggih gus. (Saya punya uang Rp 20 ribu saja semoga bermanfaat, dan tanah Bali aman sejahtera ya).

Postingan akun Andika ini dilihat hingga 14.089 orang. Bahkan hingga pukul 00.05 WITA terus mengalir komentar yang isinya mendoakan si nenek.

Salah satu komentar dari akun @Awan Chilly yang menuliskan “semoga dadong (nenek) juga senantiasa sehat dan dilimpahkan kebahagiaan dihari2 senjanya ya, dong (nek)”.

Akun @Agusena Purnama pun mengatakan aksi sang nenek memang patut ditiru. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *