Unik, Informatif , Inspiratif

‘Surabaya Membara’ Telan Korban, Begini Kejadiannya

0 134

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, di Surabaya menggelar Drama kolosal “Surabaya Membara” di area Tugu Pahlawan, tepatnya di viaduk jalan Pahlawan. Sayangnya panitya kurang mangatisipasi banyaknya warga surabaya yang menonton. Ribuan warga Kota Surabaya ini rela berdesak-desakan hingga naik ke viaduk atau jembatan kereta api untuk bisa menyaksikan acara lebih jelas.

Sayangnya pada saat yang sama, kereta api melintas. Tak terhindarkan belasan orang terjatuh dari atas viaduk. Akibat kejadian ini, tiga orang meninggal dan 11 mengalami luka.

Tiga penonton tersebut meninggal akibat jatuh dari jembatan viaduk dan terlindas kereta api.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto sebelumnya mengatakan acara Surabaya Membara yang mengakibatkan tiga orang meninggal dan belasan orang luka-luka, bukan kegiatan dari Pemkot Surabaya.

“Tidak ada permintaan pengamanan dan kesehatan dari Pemkot Surabaya. Dari kami tidak ikut terlibat,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, Pemkot Surabaya ikut membantu evakuasi para korban yang terluka untuk dibawa ke rumah sakit dan melakukan pendataan para korban meninggal dan terluka agar bisa dihubungkan dengan pihak keluarga.

Data sementara yang dihimpun atas kejadian tersebut yakni tiga orang meninggal, 12 orang dirawat ke RSUD Soewandhie, empat dirawat di RSUD Soetomo dan tiga orang dirawat ke RS PHC.

Kemenhub Berikan Santunan

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan menyesalkan adanya korban jiwa dalam penyelenggaraan drama kolosal Surabaya Membara.

“Saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam terkait tragedi yang terjadi di Surabaya. Kami sangat menyesalkan terjadinya kejadian ini,” kata ujarnya pada keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Menhub mengatakan akan memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Untuk korban yang wafat, kami dari Kementerian Perhubungan akan memberi santunan kepada keluarganya. Karena ini kan tragedi kemanusiaan dan tentunya hal ini tidak diinginkan oleh siapa pun,” ucapnya.

Informasi Korban

Saat ini, RSUD Shoewandi Surabaya, merawat tujuh korban luka-luka atas insiden drama kolosal Surabaya Membara yang digelar di Viaduk Jalan Pahlawan, Jumat (9/11).

“Kalau semalam (9/11), pasien yang masuk sebanyak 11 orang. Dari jumlah tersebut satu orang meninggal dan tujuh orang mengalami luka lecet. Tujuh orang ini masih dilakukan observasi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmawati.

Febria menjelaskan, dari tujuh pasien tersebut, satu orang di antaranya mengalami patah tulang lengan dan saat ini sudah dilakukan tindakan operasi. Semua korban dalam kondisi stabil.

“Untuk pasien yang diobservasi, satu atau dua hari sudah bisa pulang. Kalau yang operasi mungkin agak lama karena baru dilakukan operasi kemarin malam,” kata Febria.

Mengenai pembiayaan, Febria menjelaskan, bahwa pihak Rumah Sakit akan menagih pada pihak BPJS Kesehatan. Namun kalau tidak punya BPJS akan ditagihkan ke Pemerintah Jatim. []

SUMBER: TAG NEWS

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline