Unik, Informatif , Inspiratif

Swastanisasi Air, Anies Baswedan Didesak Putus Kontrak Kerja Sama

0

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta oleh Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMSSAJ) untuk memutus kontrak dengan perusahaan swasta pengelola air di Jakarta. 

Perusahaan swasta pengelola air di Jakarta terdapat dua yakni PT Palyja dan PT Aetra.

BACA JUGA: Bahas Pengambilalihan Air, PD PAM Jaya Terima Tugas dari Anies 

Dalam enam bulan terakhir Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum melaksanakan kajian dan menyodorkan empat opsi.

Opsi tersebut yakni pembelian saham PT Palyja dan PT Aetra, menunggu hingga perjanjian kerjasama berakhir pada 2023, renegosiasi kontrak dan privatisasi PAM Jaya dab memberikan saham PAM Jaya kepada Palyja dan Aetra.

Menurut perwakilan dari KMSSAJ, Suhendi mengatakan pemutusan kontrak merupakan langkah paling bijak dibandingkan dengan opsi yang lainnya.

“Terminasi kontrak (pemutusan) adalah pilihan terbaik. Karena negara dan rakyat sudah terlalu lama dirugikan akibat pengelolaan air minum oleh swasta di Jakarta,” ujar Suhendi melalui siaran persnya, Selasa (12/2/2018).

BACA JUGA: Anies Puji Jokowi saat Jadi Gubernur DKI, Hasto: Ya Nanti Kami Juga Puji Pak Anies

Ia melanjutkan,  dengan pemutusan kontrak memang ada resiko digugat ke Pusat Arbitrase Internasional Singapura (SIAC).

Meski begitu, Suhendi mengatakan Anies dapat beralasan terminasi sudah berdasarkan keputusan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.

“Karena digugat rakyatnya melalui mekanisme gugatan negara, Gubernur DKI Jakarta juga bisa melakukan gugat balik (counter claim) apabila ada hal-hal yang diingkari oleh Palyja dan Aetra,” terangnya. []

SUMBER: LIPUTAN6


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline