Unik, Informatif , Inspiratif

Tahun 2018, Menteri Susi Pangkas Rp 1,8 Triliun untuk Belanja Barang dan Jasa

0

Berdasarkan catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pada tahun 2015 anggaran pengadaan barang dan jasa sekitar Rp 6,8 triliun. Lalu pada tahun 2016 naik menjadi Rp 13 triliun. Sedangkan pada 2017 kembali turun menjadi Rp 9 triliun. Lalu pada tahun 2018 sekitar Rp 7 triliun dan terakhir pada tahun 2019 Rp 5,8 triliun.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menurunkan pagu anggaran pengadaan barang dan jasa untuk tahun depan menjadi Rp 5,48 triliun. Jumlah anggaran tersebut turun Rp 1,8 triliun dibanding anggaran pada tahun 2018 yang sebesar Rp 7,28 triliun.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan turunnya pagu anggaran pada tahun depan disebabkan minimnya serapan anggaran yang terjadi di 2018, sehingga rencana anggaran di 2019 harus dipangkas.

BACA JUGA: Kapten Kapal MV Caledonian Sky Layar ke Philipina, KKP Ambil Tindakan

Di depan pengusaha dan seluruh staff KKP di Gedung KKP, Jakarta Pusat, Kamis (20/12), Menteri Susi menjelaskan berikut: “(Realisasi) saya tidak tahu proses pemilihan dari para suplier-supliernya, rekanan dan itu tidak terjadi. Satu, dua kali terus menerus setiap tahun. Kita tidak bisa deliver akhirnya anggaran KKP turun, turun, turun, rencana saya membelanjakan Rp 30 triliun is gone.”

Atas keberhasilan pemangkasan anggaran ini, Menteri Susi meminta pada tahun depan agar para suplier lebih fokus dan bisa melakukan proses lelang dengan lebih cepat. Sehingga produktivitas bisa berjalan lebih efektif dan efesien.

BACA JUGA: Sampai 180 Ton, Ini Penyebab Ikan Mati di Danau Toba

Menteri Susi juga mengatakan bahwa ia meminta pengadaan kali ini berubah. “Harusnya acara ini dilakukan pada bulan Oktober dan bukan sekedar acara pengadaan. Make it simple and accountable,” ujarnya.[]

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.