Foto: Evi Bong

Tahun Baru, Banyak Wanita Kehilangan Keperawanannya?

Foto: Evi Bong

INSPIRADATA. Ajang merayakan tahun baru banyak dilakukan oleh masyarakat diberbagai belahan dunia. Anak-anak hingga tua berkumpul guna memeriahkan ajang pergantian tahun Masehi.

Namun, Kaum muda menjadi sorotan utama dalam perayaan ini. Mengapa? Karena di momen tahun baru banyak muda-mudi melakukan kegiatan prostitusi dengan alasan menciptakan momen ‘kenangan’.

Niatnya menciptakan kenangan manis tapi malah berbuah pahit. Merasakan kenikmatan fana hanya dalam beberapa waktu, namun menderita sampai seumur hidup, itulah akibat diperbudak nafsu.

Seperti berita yang beredar di media sosial, setelah perayaan tahun baru, banyak alat kontrasepsi bertebaran di tempat perayaan tahun baru. Itu artinya, banyak pasangan yang tidak halal melakukan hubungan suami istri dengan ilegal alias zina.

Jika pengunjung di malam perayaan tahun baru adalah mayoritasnya anak muda atau bahkan masih di bawah umur, atau natabene belum menikah, artinya berapa banyak anak Indonesia yang telah kehilangan keperawanan dan keperjakaannya?

Lebih lanjut, jika hal itu terjadi di satu wilayah dan dikalikan dengan wilayah tersebar di penjuru Indonesia, berapa anak Indonesia yang akan hamil di luar nikah? Berapa banyak bayi yang akan di aborsi pasca perayaan tahun baru Masehi? Berapa banyak orangtua yang kehilangan anak gadisnya?[]


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

Terlanjur Haid, Shalat Belum Dikerjakan, Apakah Harus Mengganti?

Sebaliknya dalam mazhab Asy-Syafi'iyah, kewajiban shalatnya tidak gugur.

One comment

  1. Naudzubillahimindzalik semoga Allah melindungi kita semua dari perbuatan2 keji di malam pergantian tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *