anak gugat orangtuanya di spanyol
anak gugat orangtuanya di spanyol

Tak Hanya di Indonesia, di Spanyol Demi Uang Saku Anak Tega menggugat Orangtuanya

INSPIRADATA. Fenomena menggugat orang tua ternyata tak hanya terjadi di Indonesia. Di Spanyol beberapa hari yang lalu pengadilan negerinya digegerkan oleh sebuah kasus seorang wanita berusia 23 tahun yang menggugat orangtuanya sendiri.

Dilansir oleh Liputan6, Sabtu (7/5/2017). Perempuan ini menggugat orang tuanya demi mendapatkan uang saku.

Namun, perempuan itu kalah dalam kasus gugatan melawan orangtuanya sendiri, yang menurut keterangan hakim, si wanita muda tersebut terlalu malas mencari nafkah.

Keputusan pengadilan itu diumumkan pada Selasa 2 Mei lalu, oleh pengadilan tingkat provinsi Cantabria yang terletak di Castro Urdiales.

Menurut pihak pengadilan dijelaskan bahwa, perempuan tersebut telah menyia-nyiakan setiap kesempatan untuk mencari kerja sehingga dianggap tak lagi menjadi kewajiban pertanggungan hidup orangtuanya.

Pihak pengadilan menjelaskan bahwa keputusan pengadilan menyebutkan, bahwa orangtua memang berkewajiban menyediakan pangan dan tempat tinggal bagi keturunannya hingga mencapai kemandirian ekonomi.

Sebelumnya, wanita muda itu mengajukan gugatan hukum melawan orangtuanya setelah ia diminta mandiri.

Dalam kasus ini, sang hakim mengamati bahwa penggugat telah menyebabkan situasi melaratnya akibat ulah sendiri. Ia tak menyelesaikan kuliah atau meraih kualifikasi apapun untuk bekerja.

Kerabatnya juga telah membayari kursus komputer dan keterampilan lain. Tapi ia lalai mendaftar atau malah dikeluarkan.

Hakim juga mempertimbangkan bahwa wanita berusia 23 tahun itu telah mendapat pekerjaan di kota asalnya, Castro Urdiales, dan juga kota lain di selatan Spanyol bahkan hingga ke London. Tapi ia selalu meninggalkan pekerjaan sesuka hati.

“Ia mengeluhkan bahwa pekerjaannya terlalu banyak, terlalu lama, bergaji rendah,” demikian menurut amar putusan hakim.

Amar putusan itu kemudian menyimpulkan bahwa kesalahan ada pada si penggugat yang tak pernah betah bekerja.

Di Eropa, warga Spanyol memang termasuk yang paling belakangan meninggalkan rumah — mandiri. Data yang ada mengungkapkan bahwa rata-rata usia emansipasi di Spanyol adalah 29 tahun.

Artinya, kaum muda Spanyol meluangkan waktu 1 dekade lebih lama seatap dengan orangtua dibandingkan sebayanya di Swedia, yang memiliki usia emansipasi terendah di Uni Eropa, yaitu pada usia 19 tahun.

Di Eropa, kaum muda yang lebih lama tinggal dengan orangtua mereka adalah Malta (hingga usia 31 tahun), Italia (30 tahun), dan Yunani (29 tahun).

Krisis ekonomi berkepanjangan dan angka pengangguran yang mencapai 26 persen saat puncaknya (apalagi angka pengangguran setinggi 50 persen di kalangan muda), kerap menyulitkan kaum muda mencapai kemandirian finansial. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *