Kejahatan Siber

Tak Hanya WannaCry, Masih Banyak Virus Ransomeware yang Lebih Berbahaya

INSPIRADATA. Belakangan ini, dunia siber dikejutkan dengan menyebarnya virus berbahaya bernama WannaCry jenis ransomeware. Kabarnya, virus ini menyerang lebih dari 100 negara di dunia, dan salah satunya di Indonesia. Tapi, ternyata tidak hanya WannaCry saja yang berbahaya, ada beberapa virus ransomeware yang juga berbahaya.

Setidaknya ada 4 virus ransomeware yang dinilai lebih berbahaya dibanding WannaCry. Sebagaimana dilansir dari idntimes, Selasa (16/5/2017), berikut virus-virus tersebut.

1. Locky

Foto: pcworld.com

Ransomware satu ini diketahui pertama kali pada Februari 2016. Locky diketahui menyerang targetnya lewat email invoice dengan judul “Invoice J-00”. Ransomware ini akan mengecoh target dengan mengatakan jika penerima email tidak bisa melihat invoice yang dikirim. Kalau menuruti dan mengklik ransomware yang tertaut di link, maka secara otomatis ransomware akan mulai menyerang perangkat si target.

Versi terbaru dari ransomware ini kabarnya amat pintar. Tidak mudah dideteksi menggunakan file antivirus biasa atau pun cara manual lainnya. Hati-hati, kalau kamu terserang ransomware yang satu ini!

2. Cerber

Foto: blog.malwarebytes.com

Ransomware satu ini sangat berbahaya karena mudah disebarluaskan, bahkan oleh para orang yang tidak berprofesi sebagai hacker sekali pun. Cara ransomware ini bekerja bisa dibilang jahat yakni melalui link tautan seperti Locky. Lalu yang kedua adalah dengan memberikan link unsubscribe yang kalau di-klik akan membuat perangkatmu terserang.

Sekalinya menyerang, Ceber dilaporkan bisa menyandera hampir 400 tipe file di perangkat serta menguncinya sehingga kamu pengguna tidak bisa mengakses lagi. Sama seperti WannaCry, Ceber bakal minta tebusan hingga 500 dollar AS atau sekitar 6,6 juta rupiah. Jika tidak dituruti tebusannya, maka selamanya kamu tidak bisa pakai perngkatmu lagi. Ngeri juga ya!

3. CryptoWall

Foto: blog.malwarebytes.com

Berbeda dengan dua ransomware di atas, CryptoWall ini tidak menyerang lewat teknik phising atau link. Melainkan lewat iklan yang lalu lalang di situs populer seperti Facebook. Jika kamu klik iklan berbahaya ini, ransomware bakal memasuki perangkatmu lewat folder %APPDATA%.

Ransomware akan mulai memindai hard disk dan bakal mengunci alias mengenkripsi file pentingmu di hard disk. CryptoWall ini sangat berbahaya juga karena mampu menyerang perangkat yang menjalankan sistem 32 bit maupun 64 bit.

4. TeslaCrypt

Foto: deletemalware.co.id

Ransomware selanjutnya yang juga berbahaya adalah TeslaCrypt. Ransomware ini diklaim menyerang dengan menggunakan metode enkripsi AES untuk memblok akses pengguna terhadap informasi pribadi di perangkat seperti foto, dokumen dan file lainnya. Ransomware ini kabarnya juga tertarik pada file video games seperti Minecraft, World of Warcraft, StarCraft, RPG Maker dan Steam.

Sama seperti WannaCry, ransomware TeslaCrypt ini juga meminta tebusan kepada sasaran dalam jangka waktu pembayaran rata-rata 3 hari. Tebusan bisa dibayar melalui PayPal, kartu kredit dan BitCoin. Khusus di PayPal, biasanya besaran uang tebusan akan jadi 2 kali lebih mahal. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *