Foto: Shutterstock

Tak Perlu Risaukan Esok dan Kemarin, Bagaimana Hari Ini?

Hidup secara optimal hari ini. Meninggalkan angan esok dan gelapnya belenggu kemarin.

Tutuplah lembaran masa lalu dan bayangan masa depan dengan pintu besi. Hiduplah dalam menit-menit hari ini, lalu ajukan pertanyaan ini kepada diri sendiri:

1. Apakah akau harus menunda kehidupan yang tengah kujalani saat ini, hanya demi keraguan masa depan. Atau berharap adanya “kebun yang tercipta dari sihir di belakang ufuk?”

2. Apakah aku harus merasakan pahir saat ini dengan mengenang msesuatu yang terjadi pada masa lalu, siati kejadian telah berlalu seiring perputaran zaman?

3. Apakah saat bangun pada pagi tadi aku telah merancang bagaimana aku akan menggunakan hari ini sebaik-baiknya? Bagaimana menggapai manfaat tinggi dalam waktu 24 jam ke depan?

4. Apakah aku dapat mengambil faidah dari kehidupan bila tidak kumanfaatkan beberapa menit pada hari ini?

5. Kapan aku mulai melakukan itu? Minggu depankah? Atau esok? Atau hari ini juga?

Sumber: laa tahzan


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *