Unik, Informatif , Inspiratif

Takabur dan Bangga, Jangan Sampai, Itu Seperti Iblis

0

Takabur adalah sifat perbuatan buruk yang dibenci oleh Allah SWT. Selain perbuatan menyekutukan-Nya, ada kesamaan diantara keduanya yaitu, menganggap ada kekuatan di luar-Nya yang dapat dijadikan sebagai sumber kekuatan dan kebahagiaan.

Jika seorang manusia terdapat sifat ini, akan menjadi pihak yang merasa “paling” dalam segala hal yaitu, paling mampu, paling pintar, paling hebat, paling sempurna, paling kaya, paling berkuasa, dan sebagainya. Sifat ini sumber malapetaka bagi manusia, karena dapat menjerumuskan ke api neraka. Rasulullah SAW bersabda, ‘’Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebesar biji sawi (atom) dari kesombongan.’‘ (HR Muslim).

Allah SWT mengutuk atau sangat tidak suka dengan siapa saja yang memelihara sifat ini. Karena takabur penanda bagi pembangkangan iblis terhadap kebesaran kekuasaan-Nya. Sesaat setelah Allah SWT menciptakan Adam, Dia memerintahkan Iblis untuk bersujud di hadapan Adam.

Namun, Iblis menolak melakukannya. Dengan congkak, Iblis berkata, ‘’Aku lebih baik daripada dia (Adam), karena aku Kau ciptakan dari api, sedangkan dia Kau ciptakan dari tanah.’‘ (QS Shaad [38]: 76).

Jika ada orang yang dengan congkak membanggakan dirinya dan merasa berdaulat sepenuhnya atas hidupnya tanpa membutuhkan bantuan orang lain, dia sebenarnya akan bersekutu dengan iblis.

Di akhirat kelak, orang takabur seperti ini akan menjadi teman bagi firaun, qarun, dan namrud.

Sungguh nyata dampak buruk sifat takabur.

Untuk itu, Kita teguhkan kembali pesan Ali bin Abi Thalib agar terhindar dari sifat takabur. ‘’Jika kau berjumpa dengan orang yang lebih muda, berpikirlah pasti dosanya lebih sedikit. Dan, jika kau berjumpa dengan orang yang lebih tua, berpikirlah pasti amalnya lebih banyak dari amalmu.’‘ []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.