Seniman Lorenzo Quinn

Tangan Raksasa Ini Dibuat Oleh Manusia untuk Mengingatkan Global Warming

INSPIRADATA. Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam mengekspresikan keresahannya terkait dengan permasalahan yang ada di dunia. Contohnya adalah global warming, beberapa tahun kebelakang sempat ramai isu mengenai global warming ini. Namun, sepertinya isu ini sampai sekarang tetap harus diperbincangkan.

Seperti yang dilakukan oleh seorang seniman asal Italia. Ia menumpahkan keresahannya terkait global warming dalam karya seni. Belum lama ini, seorang seniman bernama Lorenzo Quinn membangun sebuah patung di Kota Venesia, Italia. Patung tersebut dibuat sebagai pengingat warga Italia bahwa global warming adalah masalah yang serius.

Bentuk patung yang sederhana tetapi sarat dengan pesan ini menyerupai tangan manusia yang sedang menopang sebuah gedung hotel. Bagi Lorenzo tangan raksasa itu melambangkan perlawanan dan perlindungan untuk bangunan-bangungan bersejarah di Kota Venesia yang kini terancam roboh.

Seperti kita ketahui, Venesia merupakan kota terapung yang terancam hancur karena pemanasan global. Lantas, seperti apa karya yang dibuat oleh Lorenzo? Berikut foto-fotonya seperti dikutip dari Brilio, Selasa (16/5/2017).

1. Ini dia ‘tangan’ raksasa buatan Lorenzo Quinn

Foto: Halcyongallery

2. Tangan ini dibuat untuk ikut serta dalam kampanye melawan pemanasan global

Foto: Halcyongallery

3. Karya seni ini juga merupakan bagian dari acara Art Biennale di Venesia tahun 2017

Foto: Halcyongallery

4. Maknanya, Lorenzo ingin orang-orang ikut menyibukkan diri dengan pemanasan global sebelum terlambat

Foto: Halcyongallery

Itulah foto karya seniman asal Italia, Lorenzo Quinn yang mengandung pesan bahwa global warming telah mengancam keberlangsungan kehidupan di Kota Venesia. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *