Unik, Informatif , Inspiratif

Tatjana Saphira Butuh Rehat Medsos

0

Hingar bingar media sosial memang selalu memancing penasaran para penggunanya. Perilaku keingintahuan yang tak perlu, adalah bukti bahwa media sosial telah menjadi candu. Racunnya membuat pengguna terganggu secara sosial dan psikologis. Menjaga stabilitas jiwa, raga, dan batin, Tatjana Safira juga melakukan rehat terhadap media sosial.

Saat Tatjana Saphira mengunggah kegiatannya ke media sosial, orang-orang menganggap bahwa apa yang dilakukan olehnya akan selalu terlihat baik. Padahal, ia sering merasa tidak percaya diri atas penampilannya.

“Orang enggak tahu yang di baliknya. Aku sering banget dapat komentar kayak, ‘Ah, cantik, bebas’,” kata Tatjana saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini.

BACA JUGA: Gawat, Makin Banyak Anak-Anak Kecanduan Medsos

Tatjana, kekasih Herjunot Ali, mengatakan bahwa ia sering mengalami problem masalah kulit yang membuatnya tidak percaya diri.

“Kayak enggak enak saja, apa yang dilakukan itu dibandingkan.”
Salah satu faktor yang membuat itu melakukan detoks atau rehat media sosial, yakni untuk menghindari komentar-komentar netizen yang kurang menyenangkan. Menurutnya daripada sibuk dengan media sosial, dia memilih untuk menjalani berbagai kegiatan.

Tatjana memaparkan, “Kadang-kadang kita terlalu fokus sama sosial media sampai lupa sama kegiatan sehari-hari. Makanya, sekarang aku menjalankan rutinitas detoks sosial media. Tiga hari aku matikan, empat hari aku nyalakan. Atau paling aku buka kalau ada yang wajib aku post.”

BACA JUGA: Tinggalkan Sejenak Media Sosial dan Rasakan Beberapa Manfaatnya

Sudah dua bulanTatjana tahun ini sudah konsisten untuk melakukan detoks media sosial. Dampak dari rehatnya Tatjana pada media sosial, Tatjana merasakan dirinya menjadi lebih tenteram.

“Lebih tenang saja, lebih damai. Lebih menghargai orang lain karena aku paling sebal kalau lagi kumpul sama teman terus ada yang sibuk main handphone. Menurut aku, itu enggak respek sama waktu yang kita punya untuk berkumpul satu sama lain,” pungkas Tatjana Saphira.[]

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline