Unik, Informatif , Inspiratif

Tea Mixologi, Meracik Teh Gaya Baru

0 7

Dulu kita cuma mengenal teh tubruk dalam sajian santai. Praktis dan nikmat, dibanding gaya minum teh tradisional jepang, yang penuh filosofi.

Budaya minum teh nyaris kita dapati dibanyak tempat, sebut saja Inggris, India, Cina, Jepang, Indonesia.

Dalam sejarah Indonesia. Perkebunan teh telah berkembang sejak jaman penjajahan. Lewat sejarah riset dan pengembangan teh yang panjang kini kita bisa menemukan ada 50 ragam teh. Sayangnya banyak orang Indonesia tidak mengetahui mana yang masuk kategori spesial atau bukan. Karena kebanyakan yang spesial ini justru untuk ekspor.

BACA JUGA: Bagaimana Supaya Minum Teh Tak Mencemari Lingkungan?

Jadi negeri kita bukan saja kaya dengan jenis kopi, tapi juga teh. Jika dunia kopi memiliki barista, maka, seyogyanya begitu juga dunia teh. Karena kini penyajian teh bisa dilakukan dengan aneka kombinasi. Tren kombinasi teh, atau gaya mencampur teh ini kita kenal sebagai tea mixolgy.

Dengan kekayaan jenis teh di negeri ini, tea mixology menjadi bagian kuliner yang dapat ikut berkembang.

Sebagai upaya memperkenalkan, Association of Indonesia Specialty Tea (AISTea) menggelar kompetisi Tea Brewing and Tea Mixologist pertama di Indonesia pada 23 dan 24 November 2018 di event SIAL InterFood di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
William Wongo, pakar kuliner yang jadi salah satu juri di kompetisi itu mengatakan, mixology bukan semata mencampur segala macam bahan. Namun, pencampuran itu harus memiliki tujuan.

Juri lain sekaligus pakar teh, Ratna Somantri menjelaskan tea mixology dikatakan sukses saat pencampuran beberapa bahan bisa menghasilkan karakter rasa baru yang lebih enak dari masing-masing komponen bahan itu.

“Jadi, misalnya bikin teh dicampur buah, dicampur bunga. Kalau cuma sekadar rasa bunga, buah, dan teh ya jadinya cuma es teh saja. Tapi, kalau tea mixology itu rasanya harus baru, berbeda, dan spesial,” jelas Ratna.

BACA JUGA: Hindari Minum Teh di 4 Waktu Ini

Ia manambahkan, tea mixology adalah salah satu bukti kalau teh juga bisa disajikan dengan trendi, modern, dan kreatif. Apalagi, varian teh banyak sekali.

Menurut Ratna, kreasi penyajian teh itu hanya berbatas kreativitas. Kreatifitas itu harus ditunjang dengan pengetahuan tentang teh tentunya. []

SUMBER: LIPUTAN6. MERAH PUTIH

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline